Jakarta, TopBusiness – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Ayu Tegal tak hanya menorehkan kinerja yang apik, tapi juga prestasi baik dalam pelayanan kepada seluruh masyarakat penguna air bersih maupun konstribusinya kepada pemerintah daerah dalam bentuk serotan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Atas kinerjanya tersebut, Perumda dengan kategori perusahaan kecil berpelanggan di bawah 100.000 SR ini telah siap menyalip PDAM berskla besar. Dalam penilaian tahun 2018 lalu dari BPPSPAM, Perumda Tirta Ayu menyabet peringkat 29 pada tingkat nasional dari 386 PDAM, dengan nilai 3,78 dengan kategori perusahaan sehat. Sementara pada tingkat regional Jawa Tengah, BUMD ini menyabet peringkat ke-6 dari 14 SPAM dengn nilai 3,78.
Kinerja apik perumda ini telah berhasil membukukan laba pada tahun 2016 sebesar Rp 5.745.403.450, tahun 2017 sebesar Rp 6.197.525.472. Sedangkan laba pada 2018 sebesar Rp 7.193.543.550, dan tahun 2019 sebesar Rp 8.484.574.956.
Sementara itu kontribusi setoran laba perusahaan kepada pemilik modal Pemerintah Kabupaten Tegal dalam APBD tahun 2016 sebesar Rp 1.723.621.035, tahun 2017 sebesar Rp 1.859.257.641, tahun 2018 sebesar Rp 2.158.063.065,dan tahun 2019 sebesar Rp 2.545.372.487.
Dibalik keberhasilan serta capain-capain gemilang, tentunya tidak kecil pula tantangan yang dihadapi Perumda Tirta Ayu ini. Misalnya tingkat kehilangan air (NRW) yang masih sangat tinggi secara nasional 24,01. Angka kehilangan air ini juga disebabkan oleh pencurain air oleh masyarakat melalui jaringan pipa milik perumda.
Selai itu, Perumda Tirta Ayu menghadapi masalah sumber air pun yang masih perlu ditingkatkan, karena akses pemanfaatan air di masyarakat juga banyak sekali untuk kepentingan yang terkait seperti: Pamsimas, badan usaha desa (Bumdes).
Perumda Tirta Ayu ini akan terus mengurangi tingkat NRW serta meningkatkan pelayan secara efektif dan efisien. Sebab itu, BUMD ini akan menerapkan teknologi Geografis Information Sistem (GIS) dan juga teknologi Supervisory Control And Data Acquisition (SCADA).
Dalam sesi Presentasi dan Wawancara Penjurian TOP BUMD Awards 2020 yang dilakukan melalui teleconference, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Ayu Kabupaten Tegal, Brahmono Weko Pujiono, ST, M.Eng mengatakan, “Kami akan tingkatkan pelayanan dan juga teknologi agar kehilangan air ini bisa tertanggulangi dengan baik. Memang tidak mudah untuk menurunkan angka 1 persen saja, karena kendalanya di lapangan tidak semudah di atas kertas. Semoga dengan penerapan aplikasi dan teknologi tersebut dapat memberikan solusi kehilangan air ini, karena jika dirupiahkan angka kehilangan tersebut cukup besar dengan angka Rp 14.759.221.517, Jika kita investasi teknologi yamn mumpuni tentunya akan mengurangi angka kerugian menjadi keuntungan tentunya.”
