
Jakarta, businessnews.id — Analis Samuel Sekuritas, Rangga Cipta, mengatakan bahwa nilai tukar Rupiah terhadap USD berpeluang terus melemah hari ini. Sebab, Dollar Index berpotensi menguat hari ini.
Dalam riset harian yang dilansir pagi ini, dia menjelaskan bahwa pelemahan Rupiah kemarin juga terdorong penguatan Dollar Index itu.
“Pelemahan itu juga sejalan dengan kenaikan tajam yield Surat Utang Negara hingga 7,41% dari sebelumnya 7,19%,” dia berkata.
Investor global masih menunggu finalisasi pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2015 (APBNP 2015) yang diumumkan minggu ini.
Selain itu angka defisit neraca transaksi berjalan yang diumumkan Jumat ditunggu dan diperkirakan membaik, kata Rangga.
Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, nilai tukar Rupiah kemarin ditutup di Rp 12.700 per USD. Adapun sehari sebelumnya di Rp 12.644 per USD.
Penulis/Peliput: Dhi
Ed: Dhi