TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PT Jaswita Jabar, Menggerakan Ekonomi Jabar Lewat Pariwisata dan Properti

Editor
17 April 2020 | 15:12
rubrik: BUMD
PT Jaswita Jabar, Menggerakan Ekonomi Jabar Lewat Pariwisata dan Properti

Jakarta, TopBusiness – PT Jasa dan Kepariwisataan Jawa Barat (PT Jaswita), merupakan salah satu BUMD yang 100 persen sahamnya milik Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat. Sesuai namanya, perusahaan ini bergerak di bidang jasa property, dan kepariwisataan.

Dipimpin oleh Deni Nurdyana Hadimin, sebagai Direktur Utama, PT Jaswita memiliki visi menjadi perusahaan properti dan pariwisata terbesar dan terpercaya di Jawa Barat tahun 2025.

Dikatakan Deni untuk menjalankan visi ini tentu perusahaan membuat misi atau target-target dan langkah-langkah yang konkret untuk mewujudkan misi tersebut. “Yang pertama adalah menyumbang pendapatan asli bagi daerah Jawa Barat, dalam hal ini PAD, kami memberikan deviden 40 persen dari pendapatan bersih perusahaan setiap tahunnya. Kemudian jelas kami menjalankan usaha properti. Usaha properti ini merupakan inbreng atau penyertaan modal kami yang dipisahkan untuk pendirian Jaswita totalnya kurang lebih Rp2,8 triliun,” ungkap Deni pada Sesi Penjurian TOP BUMD Awards 2020 yang dihelat Majalah TopBusiness.

Tidak berhenti sampai di situ, PT Jaswita juga memiliki misi lainnya, seperti menjalankan usaha wisata dan perhotelan; menjalankan usaha jasa penunjang property dan pariwisata; bekerjasama dengan pihak ketiga untuk menjalankan beberapa kegiatan usaha dan mengoptimalkan asset Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat; dan sebagai Agent of Development yang memberikan economic multiplier effect bagi perekonomian Jawa Barat.

“Alhamdulillah, karena asset kami tersebar di kota-kota dan kabupaten di Jawa Barat, menumbuhkan economic multiplier effect, seperti tenaga kerja, termasuk juga pajak-pajak yang kami berikan ke kota dan kabupaten di Jawa Barat, tidak hanya di kota Bandung,” kata Deni.

Selalu WTP

Sebagai Badan Usaha Milik Daerah, proporsi usaha PT Jaswita fokus pada 100 persen laba. Bukan tanpa alasan, menurut Deni hal itu sesuai dengan aturan tentang BUMD di mana perusahaan harus berorientasi pada bisnis, memberikan PAD, serta memberikan deviden kepada pemerintah daerah. Kendati berorientasi pada bisnis, Deni menegaskan bahwa PT Jaswita juga tidak mengenyampingkan hal-hal lain, seperti CSR, pelayanan publik/masyarakat yang tetap jalankan.

BACA JUGA:   Dukung KSBB, MRT Jakarta Serahkan 1.181 Paket Sembako

“Tapi ketika bicara bisnis, kita berorientasi pada bisnis,” tandasnya. 

Untuk tingkat kesehatan perusahaan, PT Jaswita tergolong sehat. Berdasarkan tiga aspek yang dinilai, yakni aspek keuangan, operasional, dan administrasi, dalam bentuk skor ketiga aspek tersebut mencetak total skor 72,5.

“Artinya berdasarkan (penilaian) aspek tersebut, kategori (perusahaan) masuk kategori sehat. Kita  diaudit setiap tahun, dan selalu dalam tiga tahun terakhir (2017,2018, 2019) kategorinya WTP (wajar tanpa pengecualian),” ungkap Deni.

Pengembangan Usaha

Bergerak di bidang jasa, properti, dan kepariwisataan, PT Jaswita mengelola usaha antara lain bengkel, sementara untuk properti perusahaan ini juga memiliki sejumlah hotel dan ruko-ruko termasuk guest house. Seiring dengan kiprahnya yang terus melaju, PT Jaswita pun melakukan sejumlah pengembangan usaha.

“Pengembangan usaha yang kita lakukan di 2018 akhir, 2019, dan awal 2020, ada banyak. Yang pertama adalah, kita mempunyai marketplace khusus Gurilaps (Gunung, Udara, Rimba, Laut, Pantai, dan Sungai). Jadi, teman-teman yang ada di luar Jawa Barat yang ingin piknik tinggal download aplikasi Gurilaps, mereka bisa melihat harga, jumlah, waktu dan sebagainya. Sama seperti aplikasi (pariwisata) yang lain, tapi Gurilaps khusus yang di Jawa Barat,” ungkap Deni.

Selain aplikasi Gurilaps, PT Jaswita juga melakukan pengembangan usaha dalam bentuk investasi PLB (Pembangunan Logistik Berikat) di Cikampek, kemudian juga Hotel Transit di Bandara Kertajati, Renovasi Dapur Sanpedo, dan masih banyak lagi.

Peduli Covid-19

Dapur Sanpedo merupakan brand usaha catering yang dijalankan oleh PT Jaswita. Seperti dikatakan Deni, catering Sanpedo saat ini tengah menjadi pembicaraan nomor satu di Bandung. “Karena saat (pandemi corona) ini, mungkin kita satu-satunya catering yang melakukan penggalangan donasi dan menanggung semua makan semua dokter dan tenaga medis di beberapa rumah sakit,” lanjut Deni.

BACA JUGA:   Konsisten, Jaktour Bukukan Pendapatan Tertinggi Sepanjang Sejarah Perusahaan

Tidak cuma menanggung makan, Hotel Preanger Heritage milik PT Jaswita juga digunakan untuk menginap para medis yang menangani pasien Covid-19.

”Memang pariwisata di bulan ini cukup anjlok, akhirnya kita pakai fasilitas untuk para dokter dan para medis menginap di hotel bintang lima ini, plus kami distribusikan makanan dari Sanpedo kepada mereka sebagai bagian dari CSR dan pelayanan publik, dan partisipasi kami sebagai BUMD terhadap masalah yang dihadapi (Pemda) Jawa Barat tentang penanganan Corona ini,” tandasnya. 

Pengembangan Human Capital

Deni menyebut struktur organisasi PT Jaswita sudah sangat lengkap. Sementara untuk menyelaraskan Human Capital Management System dengan strategi bisnis perusahaan ini juga memiliki tenaga ahli dan konsultan yang di-hire untuk setiap divisi untuk mendampingi tim di perusahaan. Pendampingan konsultan dilakukan dalam penyempurnaan jobdesc, SOP, dan KPI yang diselaraskan dengan strategi bisnis dan corporate culture perusahaan.

Selain itu, sebagai bentuk pengembangan Human Capital PT Jaswita juga melakukan Diklatsar bagi calon karyawan baru. Sementara untuk apresiasi kepada karyawan yang berprestasi, perusahaan ini juga mengadakan program penghargaan karyawan terbaik bulanan dan pemberian hadiah berupa umrah kepada karyawannya.

“Setiap tahun alhamdulillah kami memberikan kesempatan kepada karyawan kami untuk pergi umrah, bagi karyawan yang berprestasi, masa kerja, dan pengabdian yang cukup bagus (bagi perusahaan),” ungkap Deni.

Masih soal peningkatan human capital, PT Jaswita juga melakukan berbagai jenis training untuk karyawannya, seperti Hospitality Industry, Service Excellent, Pelatihan/Bintek Penanggulangan Kebakaran dan Keselamatan Kerja, Motivasi Purnatugas,Penyampaian Teori Budidaya Jamur, dan Sales Team Integrated.

Penulis: Fauzi

Tags: PariwisataPT Jaswita JabarTOP BUMD Awards 2020
Previous Post

Amar Bank Ringankan Beban Usaha Mikro

Next Post

Homecare Gelar Rapid Test untuk Kalangan Bawah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR