Jakarta, TopBusiness – Kinerja apik Bank Syariah Lampung Timur dalam mengelola dan membangun perekonomian umat di wilayah Kabupaten Lampung Timur dalam bentuk pola Syariah dan mendidik masyarakat juga secara syari’i. BUMD ini juga melakukan edukasi terkait aspek pinjam meminjam dan jual beli sesuai dengan tuntunan Islam.
Dalam membangun perekonomian umat di Kabupaten Lampung Timur ini sudah menjadi tanggung jawab besar bagi Bank Syariah Lampung Timur. Di mana pula seratus (100) persen saham lembaga keuangan ini dimiliki oleh Pemerintahan Kabupaten Lampung Timur.
Bank Syariah Lampung Timur serbagai barometernya dan katalisator pula bagi masyarakat di Kabupaten Lampung Timur untuk mendapatkan berbagai pembiayaan serta keungan dengan bungga yang paling rendah dengan pola berbasiskan perekonomian islami pula tentunya.
Produk yang dilayaninya tabungan Wadiah, Mudharabah, dan Deposito Mudharabah serta pada sektor pembiayaan Murabahah, Musyarakah, Multijasa dan Qord.
Capaian lembaga perbankan ini pada tahun 2018 telah berhasil membubukan pendapatan bersih Rp Rp 69.291.790.140 dan tahun 2019 meningkat menjadi Rp 79.565.898.550. Ssementara capaian laba bersihnya di tahun 2018 sebesar Rp 32 miliar dan tahun 201 meningkat jadi Rp 35 miliar.
Sementara tingkat kesehatan lembaga perbankan ini sangatlah sehat sekali, hal ini dapat terlihat dengan berbagai capaian yang sangat kinclong. CAR 2017 032%,2018 028%, 2019 038%, ROA 2017 008%, 2018 009%, 2019 009%, ROE 2017 031%, 2018 029%, 2019 029%, NPF 2017 004%, 2018 006%, 2019 005%, CR 2017 011%, 2018 032%, 2019 059%, BOPO 2017 056%, 2018 060%, 2019 063%, KAP 2017 098%, 2018 096%, 2019 096%, Sementara itu FDR 2017 109%, 2018 099%, 2019 124%.
Dalam penjurian Top BUMD 2020 yang digelar oleh majalah bergensi nasional, TopBusiness, Direktur Utama PT BPRS Lampung Timur, Tonny Adryansah mengungkapkan di hadapan para dewan juri melalui teleconference antara Lampung dengan Jakarta.
“Kedepannya kami akan meningkatkan kapasitas pembiayaan di Kabupaten Lampung Timur. Serta juga kami melakukan berbagai inovasi agar masyarakat akan semakin terlayani dengan perekonomian islami pula. Kami akan tingkatkan pembiayaan pada sector produktif sebesar 5% pada sektor Usaha Mikro dan kecil (UMKM),” ujar Tonny.
Bank Syariah Lampung Timur juga akan memperluas layanan kepada seluruh konsumen dengan perluasan jaringan kantor dan penambahan produk baru. “Kami akan melakukan pembukaan kantor cabang atau kas. Melakukan inovasi produk baru, pembiayaan Talangan Haji dan Umroh,tentunya kami juga memberikan rangsangan Tabungan dengan Undian Umroh,” kata dia.
Untuk meningkatkan pelayanan, Bank Syariah Lampung Timurjuga melakukan inovasi Teknologi dengan penggunaan EDC untuk Collecting Tabungan. “Kami juga meminta pemegang saham dan stake holder agar bisa menjadikan lembaga pembiyaan ini menjadi perhatian besar stake holders. Mendorong Pemda agar tunjangan kinerja, sertifikasi guru dan dana desa dapat disalurkan melalui BPRS Mewajibkan ASN untuk menabung di BPRS (tabungan pensiun),” tegas tonny.
