
Jakarta, businessnews.id —– Tingkat hunian gedung Intiland Tower di Jalan Sudirman, Jakarta, mencapai 100% dalam tiga tahun terakhir. Dengan demand yang deras, pengelola Intiland Tower sangat selektif memilih tenant (penyewa) yang bisa masuk.
“Jadi, tidak semua tenant bisa masuk ke Intiland Tower,” kata Corporate Secretary Intiland Development, Theresia Rustandi, di Jakarta hari ini.
Theresia, dalam satu seminar yang digelar Majalah Info Bank, menjelaskan bahwa sebelumnya, tingkat hunian tersebut lebih rendah. “Prakrisis ekonomi di Indonesia, tingkat huniannya di bawah 70%,” kata dia.
Sejumlah revitalisasi dilakukan ke gedung tersebut. Sehingga, tingkat huniannya kini stabil 100% dalam tiga tahun terakhir.
Terfokus di Dua Kota
Dalam kesempatan yang sama, Theresia yang juga wakil ketua umum Bidang Komunikasi dan Pengembangan Usaha Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (Rei) mengatakan, Intiland masih memfokuskan bisnis di dua kota besar. Itu adalah Jakarta dan sekitarnya, serta Surabaya.
“Untuk kota lain, kami bergerak melalui jaringan hotel,” dia berkata.
Mayoritas land bank Intiland kini di dalam kota. Maka, memadai untuk pengembangan bangunan tinggi. Belanja modal Intiland di tahun 2015 ini naik, dan tertuju ke pengembangan bangunan tinggi untuk segmen menengah ke atas.
“Kami pun meyakini bahwa sektor properti di 2015 perkembangannya lebih baik,” kata dia.
Penulis/Peliput: Dhi
Ed: Dhi