BUMN Millennial Innovation Summit 2020

Penulis Albarsyah

Jakarta, TopBusiness – Kementerian BUMN telah mencanangkan slogan baru untuk Indonesia. Dengan komitmen baru ini, ratusan badan usaha milik Negara diharapkan mampu menjadi agen pembangunan bangsa yang membanggakan.

Salah satu terobosan yang dilakukan adalah memperkuat ekosistem inovasi di tiap BUMN secara merata. Selain, juga mendorong peran generasi milenial di BUMN untuk dapat berkontribusi yang lebih besar.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kementerian BUMN menggelar program kegiatan Millennial Innovation Summit (MIS) 2020. Rangkaian kegiatan ini dilakukan untuk mendorong tumbuhnya budaya inovasi dan segala bentuk pengembangan terbaik dari generasi milenial yang berkarya di masing-masing BUMN.

Senin (20/4) pekan kemarin, digelar Kick Off Meeting secara virtual untuk kegiatan MIS 2020. Tidak kurang dari 370 peserta dari seluruh perusahaan peserta MIS 2020 hadir dalam pertemuan digital yang dibuka oleh Alex Denni, Deputi Bidang SDM dan IT Kementerian BUMN.

Dalam acara tersebut juga hadir dan memberikan sambutan Arya Sinulingga, Staf Khusus Menteri BUMN, dan Herdy Harman Rosadi, Ketua Umum Forum Human Capital Indonesia.

MIS 2020 ini terbagi dalam empat tahapan yakni sosialisasi, seleksi project, bootcamp, dan penyempurnaan project. Project yang terpilih sebagai pemenang akan mendapat fresh fund untuk menjalankan project tersebut di masing-masing perusahaan.

Program ini juga dijadikan sebagai salah satu dari rangakaian kegiatan perayaan hari ulang tahun Kementerian BUMN ke-22. MIS 2020 akan berlangsung selama tiga bulan ke depan dengan peserta dari perusahaan BUMN dan beberapa perusahaan yang berafiliasi dengan BUMN. Tidak kurang dari 156 perusahaan ikut serta dalam ajang temu inovasi terbesar di lingkungan Kementerian BUMN ini.

Terdapat tiga kategori inovasi yang akan dilombakan: kategori business strategy, technology breakthrough dan social innovation. Milenial BUMN diharapkan mampu menjadi strategist, maker, dan enabler dari ketiga kategori yang dikompetisikan. Selama tiga bulan tahapan seleksi yang akan berjalan, diharapkan lahir lebih dari 2200 inovasi baru dari tiga kategori tersebut.

Dalam keterangan medianya diterima redaksi Top Business, Alex Denni, Deputi Bidang SDM dan IT Kementerian BUMN berpesan dalam sambutannya, innovate or die menjadi tantangan yang harus dijawab oleh BUMN untuk tetap bertahan di era VUCA dan revolusi industri yang terus menciptakan peluang peningkatan produktivitas. Inovasi terbaik adalah menjadikan sesuatu itu lebih murah, lebih baik, lebih cepat, lebih fleksibel, dan lebih bernilai. “Kami sangat mendorong semua milenial untuk memberikan inovasi terbaik dalam ajang MIS 2020,” ujar Alex

Ketua Umum Forum Human Capital Indonesia Herdy R. Harman mengungkapkan ajang ini merupakan yang pertama di lingkungan BUMN. Di era disruptif saat ini, inovasi harus menjadi budaya sehingga membantu BUMN untuk tetap eksis dan bahkan menjadi leader di industri. “Seperti yang Steve Job katakan, Inovasi menjadi pembeda antara leader dan follower,” tambahnya.

Program yang diikuti oleh seluruh perusahaan BUMN ini akan menjadi program rutin setiap tahun Kementerian BUMN. Diharapkan kedepan akan terjadi pemerataan iklim inovasi sebagai budaya kerja di BUMN yang akan mengakselerasi program transformasi di perusahaan yang bersama-sama membawa Indonesia Maju.

BACA JUGA

1 komentar

Hidayat 5 May 2020 - 22:24

BUMN MIS 2020 sangat baik untuk mendorong dan menyalurkan inovasi melenial agar bangsa ini percaya dan mampu diri serta menambah lapangan kerja di semua sektor teknologi dan industri.

balas

Tinggalkan komentar