TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ini Prestasi Kinerja Keuangan PDAM Kabupaten Bantul

Agus Haryanto
28 April 2020 | 18:08
rubrik: Event
Ini Prestasi Kinerja Keuangan PDAM Kabupaten Bantul

Jakarta, TopBusiness – Perumda Air Minum Tirta Projotamansari Kabupaten Bantul atau lebih dikenal PDAM Kabupaten Bantul memiliki penilaian tersendiri seputar peningkatan kinerja hingga akhir 2019 lalu yang dianggap paling membanggakan.

Dihadapan dewan juri TOP BUMD Awards 2020 yang berlangsung melalui aplikasi join zoom meeting, hari ini. Direktur PDAM Kabupaten Bantul, Arinto Hendro Budiantoro, mengatakan bahwa kinerja keuangan mencatat prestasi yang membanggakan.

“Untuk kinerja yang membanggakan di 2019. Alhamdulillah, kinerja keuangan kita meningkat. Itu yang sangat membanggakan bagi kami dan kesejahteraan pegawai juga bisa kita ditingkatkan,” katanya.

Peningkatan kinerja keuangan perusahaan tersebut tercermin dari saldo kas di akhir 2019 menjadi Rp 4,2 miliar, atau naik dari tahun sebelumnya Rp 2,2 miliar.  Begitu juga dengan laporan laba. Perusahaan membukukan hingga akhir tahun fiskal 2019 sebesar Rp 1,250 miliar, padahal Rp 933 juta (2018).

Dengan begitu, perusahaan mampu meningkatkan setoran PAD kepada pemda Rp 678 juta, atau melebihi dari target sebesar Rp 400 juta.

Menurut Arinto, peningkatan laba ini berbarengan dengan penambahan jumlah pelanggan dari sebelumnya 31.058 (2018) menjadi 33.886 (2019). Dengan jumlah kenaikkan pelanggan di tahun 2019 sebanyak 2.828.

Dan berdasarkan RKAP tahun 2020 ini, perusahaan menargetkan ada peningkatan jumlah pelanggan sehingga menjadi 36.573. “Kita melakukan kerja sama dengan masyarakat di tingkat kelurahan. Untuk tahun lalu, kita sebenarnya menargetkan 2.500 pelanggan sudah terlampaui dan tahun ini atau depan kita menargetkan menjadi 3.000 pelanggan. Tapi melihat kondisi ini kita tak perlu pesimis. Kita masih optimis sehingga target tambahan 3.000 pelanggan bisa tercapai,” katanya.

Dalam konteks itu, perusahaan kini tengah bergiat untuk menekan air tak berekening (NRW) di 2020 menjadi 25 persen. “25 persen kita lakukan penekanan. Di tahun 2020 ini, kami mengupayakan atau merencanakan penggantian water meter pelanggan minimal 2.000 water meter. Karena menurut analisa kami kebocoran yang paling tinggi mungkin kerusakan water meter. Di tahun-tahun lalu memang belum kita perhatikan penggantiannya,” pungkas dia.

BACA JUGA:   Usung Layanan TOP di TOP BUMD Awards 2026, Perumdam Mojopahit Mojokerto Selangkah Raih Platinum
Previous Post

IHSG Berakhir Positif 0,36 Persen

Next Post

Perumda Giri Tirta Sari, Mudahkan Aksesibilitas Air Bersih Masyarakat Wonogiri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR