TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ada Potensi Penguatan Lanjutan, Saham Ini Layak Beli

Busthomi
29 April 2020 | 09:09
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat sebesar 0,36% di level 4.529,55 pada 28 April 2020 kemarin. Dan sepertinya pada perdagangan hari ini diproyeksi akan melanjutkan penguatannya.

Menurut analis pasar modal PT Binaartha Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama untuk laju Indeks hari ini, berdasarkan indikator, MACD berpotensi membentuk pola dead cross di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI menunjukkan sinyal negatif.

“Meskipun demikian, masih terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” kata Nafan di Jakarta, Rabu (29/4/2020).

Menurutnya, berdasarkan rasio fibonacci, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 4.443,63 hingga 4.318,10. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua diprediksi akan berada di rentang 4.569,16 hingga 4.747,88.

Untuk itu, ada sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

– AALI, dengan daily (5975). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola  bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 5700 – 6000, dengan target harga secara bertahap di level level 6225, 6775 dan 7350. Support: 5525, 5350 & 5100.

– BBNI, dengan daily (3820). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish matching low candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 3750 – 3820, dengan target harga di level 3950, 4080, 4240, 4620 dan 5000. Support: 3650 & 3470.

– BNGA, dengan daily (640). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 620 – 640, dengan target harga secara bertahap di level 670, 710 dan 750. Support: 590.

BACA JUGA:   Tertajam di Dunia, IHSG Diharap Kembali 5.000-an

– INTP, dengan daily (10550). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan. “Akumulasi Beli” pada area level 10400 – 10600, dengan target harga secara bertahap di level 11725, 12925, 13850, 14525 dan 17300. Support: 10400 & 9600.

– LPPF, dengan daily (1245). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1230 – 1250, dengan target harga secara bertahap di level level 1325, 1505, 1685 dan 1865. Support: 1145.

– WEGE, dengan daily (154). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 150 – 155, dengan target harga secara bertahap di level 163, 171, 180, 202 dan 224. Support: 146 & 136.

Tags: analisihsgproyeksi ihsgproyeksi saham
Previous Post

APD dari Kementerian ESDM ke Puskesmas

Next Post

PUPR Bedah 3.500 Rumah Tak Layak Huni

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR