
Jakarta, businessnews.id — Kebutuhan bandwidth internet fiber optik di Indonesia bisa naik tajam untuk tahun ini. Diperkirakan, kenaikan itu 30% sampai 50%.
“Jadi, lebih tajam daripada tahun 2014 yang 20% sampai 30%,” kata CEO Biznet, Adi Kusma, di Jakarta (25/2/2015).
Adi, dalam wawancara khusus dengan BusinessNews Indonesia, mengatakan bahwa sejumlah faktor membuat pertumbuhan itu terus tajam.
Pertama, tingkat pendidikan di Indonesia yang semakin baik. “Semakin teredukasi, orang semakin butuh akses ke informasi data melalui akses internet kecepatan tinggi,” kata dia.
Faktor berikutnya yakni pertumbuhan ekonomi yang terus terjadi di Indonesia. Terkait itu, jumlah pengguna telepon genggam cerdas (smart phone) terus bertambah maka kebutuhan terhadap bandwidth itu naik.
“Dengan Rp 300.000-an pun, orang sudah punya smart phone bukan?”
Penetrasi akses wifi berbasis fiber optik pun kini sudah sampai kota kecil, bukan hanya di kota besar.
Bagaimana perbandingan persentase pertumbuhan itu di Indonesia dengan negara lain? Jawab Adi, “Kalau di sesama negara berkembang, ya di persentase yang sama seperti Indonesia.”
Penulis/Peliput: Dhi
Ed/Up: Dhi