Jakarta, TopBusiness – Berdasar kondisi setiap wilayah dan data penyebaran kasus Covid-19, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan akan melonggarkan pembatasan. Hal ini disambut positif salah perushaan di sektor jasa, Panorama Group. Menurutnya, kondisi ini dapat memberikan kontraksi positif perekonomian yang sempat stagnan akibat turunnya daya beli masyarakat, terutama di sektor jasa dan perdagangan.
Pelonggaran ini teruang dalam Peraturan Kemenkes No. HK.01.07/Menkes/328/2020 mengenai Panduan Pencegahan dan Pengendalian virus Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri. Untuk itu, Panorama Group melalui d unit usaha yaitu Panorama Destination dan White Horse yang memiliki armada transportasi darat telah menyiapkan program khusus antar-jemput karyawan dengan protokol kesehatan.
Kedua unit usaha teebut selama dua bulan terakhir telah melayani tenaga medis Covid-19 sebagai shuttle dari hotel rujukan ke Rumah sakit Covid-19. “Kedua unit usaha ini telah paham betul bagaimana menangani pelanggan dengan protokol kesehatan, karena sudah mendapatkan pelatihan langsung dari Kementerian Kesehatan saat program antar-jemput tenaga medis dimulai 2 bulan lalu,” ujar AB Sadewa, VP Brand & Communications Panorama Group, ditulis Rabu (27/5/2020).
Program penjemputan tenaga medis telah berjalan selama 2 bulan dan merupakan kerjasama antara Panorama Group dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
“Protokol kesehatan kami lakukan saat pre-during-post, jadi kru kami pun juga dicek kesehatannya dan memakai masker. Begitu pula untuk bus juga dalam kondisi telah dibersihkan dengan disinfektan sebelum penjemputan pagi ataupun sore saat penjemputan karyawan pulang dari kantor,” imbuh Andrianto Tirtawisata, Direktur White Horse Group.
Senada dengan White Horse Group, Panorama Destination juga melakukan protokol yang sama demi memastikan keamanan, kebersihan dan kesehatan awak, penumpang, serta unit-unit bus penjemput. Seluruh unit bus Panorama Group telah membuat protokol seperti Physical distancing dengan duduk secara longkap didalam bus, pengecekan suhu awak dan penumpang saat sebelum masuk bus, pembersihan interior kendaraan dengan disinfektan, penggunaan masker bagi awak dan seluruh penumpang, pemakaian hand sanitizer saat memasuki kabin bus.
Foto: Istimewa
