Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi akan mengalami koreksi wajar usai beberapa hari sebelumnya menguat. Sepertinya di akhir pekan ini pelaku pasar sudah mulai jenuh beli (overbought).
Menurut analis pasar modal dari PT Binartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta menyebut, pada perdagangan kemarin laju IHSG sudah mulai lunglai dengan melemah 0,49% di level 4.916,70. Kemungkinan, kata dia, kondisi tersebut masih akan berlanjut di perdagangan akhir pekan ini.
“Berdasarkan indikator, MACD maupun RSI memang masih menunjukkan sinyal positif. Namun begitu, Stochastic sudah menunjukkan pola dead cross di area overbought. Di sisi lain, terlihat juga pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke area support,” tandas dia di Jakarta, JUmat (5/6/2020).
Untuk perdagangan hari ini, berdasarkan rasio fibonacci, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 4.865,27 hingga 4.778,71. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 4.975,54 hingga 5.097,14.
Dengan kondisi demikian, berikut pilihan saham yang layak koleksi hari ini untuk menjadi pertimbangan investor:
– AALI, dengan daily (7875). Terlihat pola bearish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Sell on strength” pada area 7875 – 8000, dengan target harga di level 7100. Resistance: 8500.
– INDY, dengan daily (685). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 650 – 690, dengan target harga secara bertahap di 725, 825, 1055 dan 1285. Support: 650 & 595.
– INKP, dengan daily (5900). Terlihat pola bearish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Sell on strength” pada area 5900 – 6300, dengan target harga di level 5650. Resistance: 6650.
– PTPP, dengan daily (820). Terlihat beberapa pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 775 – 820, dengan target harga secara bertahap di level 830, 955 dan 1075. Support: 775, 735 & 705.
– WSBP, dengan daily (166). Terlihat pola three advancing solidiers candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 160 – 166, dengan target harga secara bertahap di level 169, 183 dan 196. Support: 160, 155 & 142.
Foto: Rendy MR
