Jakarta, TopBusiness – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menegaskan sudah siap menghadapi normal baru atau new normal setelah 2 bulan menjalankan Work From Home (WFH). Perusahaan melalui tim tanggap darurat COVID-19 mulai menyusun protokol kesehatan untuk melangsungkan kegiatan Work From Office (WFO).
Direktur Utama PT Waskita Beton Precast Tbk Jarot Subana mengatakan, penyusunan itu untuk memastikan seluruh karyawan di lingkungan perusahaan siap menghadapi new normal.
“Melalui protokol ini perusahaan ingin mencegah, mengurangi penyebaran, dan melindungi seluruh pegawai dari risiko terjangkit COVID-19,” kata Jarot melalui keterangan tertulisnya, Senin (8/6/2020).
Selain itu, protokol tersebut memberikan panduan bekerja bagi seluruh pekerja, pelanggan, pemasok, rekanan atau mitra kerja dan stakeholder lainnya dalam pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan perusahaan. Jarot ingin memastikan proses bisnis berjalan baik dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kesehatan pegawai, produktivitas, efektivitas, dan efisiensi.
Perusahaan telah membentuk Tim Crisis Center yang bertugas melaksanakan upaya pencegahan terhadap penyebaran COVID-19 di lingkungan perusahaan. Tim itu melaporkan perkembangan COVID-19 kepada Ketua Tim di Crisis Center dan melaksanakan arahan Kementerian BUMN perihal Informasi Hotline Corona Virus Desease 2019 BUMN Command Center.
Tim ini juga menyusun protokol Crisis Center yang berisi pedoman mengenai perilaku pegawai, pengelolaan kesehatan lingkungan dan pegawai, pengelolaan aktivitas kerja, pengelolaan proses bisnis, pengelolaan unit bisnis (plant, batching plant, quarry, proyek), dan pengelolaan komunikasi dan informasi.
Jarot mengungkapkan, pihaknya juga sudah melakukan rapid test kepada seluruh pekerja sebelum melaksanakan WFO baik di kantor pusat maupun seluruh unit bisnis. Hal ini untuk memastikan kesehatan para pegawai dan dapat melakukan pertolongan bagi pekerja yang menunjukkan gejala COVID-19.
Adapun pengelolaan aktivitas kerja bagi pegawai yang melakukan WFO adalah saat berangkat kerja seluruh pekerja harus memastikan berada dalam kondisi fit dan bugar, memakai masker, menerapkan physical distancing, menggunakan kendaraan pribadi, dan khusus untuk seluruh pekerja yang menggunakan kendaraan umum difasilitasi transportasi penjemputan dan pengantaran yang disediakan oleh perusahaan. Perusahaan juga telah memasang sekat antar-meja pekerja.
Kemudian ketika berada di kantor, pekerja mengikuti pemeriksaan suhu tubuh, mengisi absen melalui aplikasi, mengisi Form Pencegahan Penyebaran Corona melalui QR Code yang disediakan, melakukan jaga jarak minimal 1 meter, tidak berbagi meja dan peralatan pribadi, tidak melepas masker, melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), meeting dengan membatasi jumlah peserta sebanyak 50 sampai 60 persen dari total jumlah peserta atau melakukan teleconference menggunakan berbagai media. Pekerja juga dianjurkan untuk menghindari keramaian saat istirahat, membawa makan siang atau makanan ringan dari rumah.
Jarot memastikan, perusahaan akan konsisten menjalankan protokol WFO dan melakukan pemantauan serta evaluasi secara berkala. Harapannya keselamatan dan kesehatan seluruh pekerja dapat terjamin sehingga dapat melakukan aktivitas pekerjaan dengan aman.
