TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

157 Pasar Dibantu Alat Kesehatan dari Kemendag

Achmad Adhito
10 June 2020 | 09:53
rubrik: Ekonomi
FOTO – Harga Pangan Masih Normal di Puncak Kemarau

Pedagang di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness—Kementerian Perdagangan RI telah melakukan re-fokusing dan realokasi anggaran untuk penanggulangan Covid-19. Salah satu wujud bantuan sosial Kemendag adalah memberikan bantuan alat dan sarana kesehatan untuk pedagang dan pembeli di 157 pasar rakyat di seluruh Indonesia. Itu dengan total anggaran sebesar Rp5,4 miliar.

“Khusus, untuk Provinsi Banten dialokasikan untuk 12 pasar rakyat dan untuk Kota Tangerang Selatan telah didistribusikan ke tiga pasar rakyat yakni Pasar Serpong, Pasar Modern BSD, dan Pasar Ciputat,” kata Inspektur Jenderal Kementerian Perdagangan RI, Srie Agustina, dalam keterangan pers yang dipublikasikan kemarin malam.

Srie Agustina mengungkapkan, pemerintah saat ini fokus menangani dan mengendalikan pandemi Covid-19, namun agenda-agenda strategis di bidang mendasar dan berdampak besar bagi kehidupan rakyat seperti perdagangan tidak boleh berhenti dan harus terus berjalan.

Covid-19 sangat berdampak pada unit-unit usaha kecil, salah satunya para pedagang di pasar rakyat.

“Untuk itu, Kementerian Perdagangan terus mendorong beroperasinya pasar rakyat dengan mengedepankan protokol kesehatan yang ketat. Pengelola pasar, pedagang, dan pembeli harus disiplin dalam mentaati dan mengimplementasikan dan mematuhi SOP Protokol Kesehatan yang ditetapkan pemerintah,” kata dia.

“Pasar harus terus buka dan beroperasi, pedagang harus tetap berdagang, petani tetap menyalurkan hasil panennya ke pasar, dan masyarakat membutuhkan bahan kebutuhan pokok untuk melanjutkan hidupnya sehari-hari,” jelas Srie.

Foto: Rendy MR/TopBusiness

BACA JUGA:   Kenaikan BBM Bisa Jatuhkan Lagi Keyakinan Konsumen
Tags: dampak covid-19kemendag
Previous Post

Holding Farmasi dan Asuransi, BUMN Kian Efisien

Next Post

‘Lampu Kuning’ Utang RI di Tengah Pandemi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR