Jakarta, TopBusiness – Guna memberdayakan para Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah penisun, PT Taspen meluncurkan program Kios Warga. Kios Warga merupakan bagian dari program Wirausaha Pintar yang telah diinisiasi oleh BUMN tersebut.
“Melalui program ini, pensiunan ASN dapat membuka kios dengan produk lengkap, harga lebih murah, dan profit margin hingga 18 persen. Sekaligus bisa menjual pulsa, paket data, token listrik, penerima pembayaran BJPS, top up uang elektronik, serta lainnya,” ujar Direktur Utama PT Taspen Antonius NS Kosasih dalam Peluncuran Kios Warga secara virtual seperti dikutip, Kamis (11/6/2020).
Mengutip data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ia mengatakan, sebanyak 93 persen pekerja formal di Tanah Air belum memiliki rencana setelah pensiun. Kemudian tujuh dari 10 pensiunan harus tetap bekerja untuk melanjutkan hidup.
Survei dari Harvard menambahkan, hanya lima persen pensiunan yang tidak perlu mencari nafkah. Sisanya atau 95 persen masih perlu mencari nafkah.
“Banyak yang berakhir dengan kesengsaraan di hari tua, maka kami sebagai lembaga yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan pensiunan berupaya agar saat mereka pensiun tidak bingung. Ada banyak alternatif usaha yang bisa dilakukan lewat program Wirausaha Pintar,” tutur Antonius.
Ia mengajak seluruh masyarakat khususnya pensiunan supaya semakin berdaya meski di usia senja. “Usia senja tidak berarti tidak berdaya tapi bisa berkarya di hari tua,” katanya.
Saat ini anggota Taspen sebanyak 6,8 juta. Sekitar 4,1 juta di antaranya merupakan anggota akhir aktif, lalu sekitar 2,7 juta adalah pensiunan.
Dengan begitu pemerintah diharapkan segera melakukan perekrutan ASN. Tahun ini, kata Antonius, akan kembali diadakan perekrutan, yang nantinya menjadi basis ASN pada era new normal atau kenormalan baru.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, pemerintah sangat mendukung Kios Warga. Apalagi program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kesejahteraan PNS, namun juga mendukung para UMKM semakin berkembang.
“Saat ini pemerintah gencar mendorong produk-produk UMKM melalui gerakan Bangga Buatan Indonesia. Kios atau warung diharapkan menjadi bagian dari gerakan program tersebut dengan menyediakan ruang bagi penjualan produk-produk UMKM,” ujar Teten Masduki.

Sangat bagus jika difasilitasi dengan adanya kios walau pensiun tidak menjadi beban tetap bisa mandiri. Saya tinggal 10 bulan memasuki masa pensiun