Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi masih akan melanjutkan penguatannya. Hal ini karena masih adanya sentiment positif yang membuat Indeks kembali membusungkan dada.
Menurut analis pasar modal dari PT Binaartha Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, pada perdagangan kemarin, IHSG berhasil ditutup menguat tipis di posisi 0,03% di level 4.987,78. Dan sepertinya, kata dia, penguatan tersebut bisa berlanjut hari ini.
“Berdasarkan indikator, MACD berpotensi membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral, kata dia di Jakarta, Kamis (19/6/2020).
Namun di sisi lain, dia mengaingatkan, sebelumnya masih terlihat adanya pola bearish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke support terdekat.
Dan berdasarkan rasio Fibonacci sendiri, kata dia, support pertama maupun kedua IHSG memiliki range pada level 4.865,27 hingga 4.778,71. Sementara itu, untuk resistance pertama maupun kedua masih berada di kisaran 5.097,14 hingga 5.172,37.
Untuk itu, pelaku pasar mesti memperhatikan sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.
– BNGA, dengan daily (750). Terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Partial Sell” pada area level 750 – 775, dengan target harga di level 680. Resistance: 830.
– JSMR, dengan daily (4150). Terlihat pola bearish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Partial Sell” pada area level 4150 – 4260, dengan target harga di level 3880. Resistance: 4350.
– MEDC, dengan daily (480). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 472 – 480, dengan target harga secara bertahap di 494, 525, 595 dan 665. Support: 472 & 440.
– MYOR, denngan daily (2300). Terlihat pola bearish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Partial Sell” pada area level 2300 – 2320, dengan target harga di level 2230. Resistance: 2380.
– PGAS, dengan daily (1125). Terlihat pola bearish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Partial Sell” pada area level 1125 – 1155, dengan target harga di level 950. Resistance: 1255.
– SRIL, dengan daily (910). Terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Partial Sell” pada area level 191 – 198, dengan target harga di level 181. Resistance: 214.
– TBIG, dengan daily (1165). Terlihat pola hanging man candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Partial Sell” pada area level 1165 – 1180, dengan target harga di level 1140. Resistance: 1200.
Foto: Rendy MR
