Jakarta, TopBusiness – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) menyepakati beberapa agenda penting. Salah satunya adalah agenda perombakan pengurus perseroan dengan menyetujui untuk mengangkat direktur utama baru, setelah dirut sebelumnya memutuskan untuk mengundurkan karena memang masa jabatanya sudah selesai.
“Direktur Utama yang sebelumnya dijabat Eko Rachmansyah Gindo, yang pada RUPST ini memang berakhir masa jabatannya mengumumkan untuk mundur dan tidak bersedia untuk dicalonkan kembali. Sebagai bentuk gentle agreement, Eko sendiri menyatakan bahwa Bukopin adalah pelabuhan terakhirnya untuk institusi keuangan,” tutur Direktur Operasi dan TI PT Bank Bukopin Tbk, Adhi Brahmantya, di Jakarta, Kamis (18/6/2020).
Selanjutnya, RUSPT perseroan memutuskan untuk mengangkat Rivan A. Purwantono menjadi Direktur Utama Bank Bukopin menggantikan Eko. Seperti diketahui, Rivan bukan nama asing bagi Bank Bukopin. Sebelum menjabat sebagai Direktur Keuangan PT. KAI, Rivan adalah sosok di balik kemudi bisnis Konsumer Bank Bukopin. Selama hampir 1 periode Rivan menjabat sebagai Direktur Konsumer Bank Bukopin sebelum akhirnya dipinang oleh Kementrian BUMN.
“Penunjukan Rivan A. Purwantono dinilai sangat tepat, mengingat nature bisnis Bank Bukopin yang selama ini memang fokus pada bisnis Ritel (UMKM dan Konsumer),” katanya.
Tidak hanya jajaran direksi yang ditempati oleh orang baru, ada juga nama Imam Subowo yang juga diangkat menjadi direktur perseroan. Selama ini, Imam dikenal sebagai Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog sebelum akhirnya dipercaya menjadi Komisaris Utama Mitra Bumdes Nusantara. Dengan pengalaman sebagai direktur pengembangan, sosok Imam Subowo dinilai memiliki pengalaman yang sesuai untuk melanjutkan sepak terjang bisnis Bank Bukopin.
Selain dua jajaran direksi diisi oleh nama baru, turut hadir nama Sapto Amal yang dipercaya menjadi komisaris di Bank Bukopin. Sebelumnya, nama Sapto Amal telah malang melintang dikenal sebagai Komisaris Utama Pelindo dan Jasa Marga sebelum akhirnya menjadi Direktur Utama SAO Advisory sejak April 2020. Diketahui pula, Sapto Amal juga pernah menjadi Wakil Ketua BPK RI pada periode 2014 – 2017.
Berdasarkan hasil keputusan RUPST Tahun Buku 2019 PT. Bank Bukopin, Tbk., komposisi manajemen Bank Bukopin periode 2019-2024 menjadi sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama/Independen: Mustafa Abubakar; Komisaris: M. Subhan Aksa; Komisaris: Deddy SA Kodir; Komisaris: Susiwijono; Komisaris Independen: Sapto Amal Damandari**; Komisaris Independen: Moch. Hadi Santoso**; Komisaris Independen: Karya Budiana; Komisaris Independen: Chang Su Choi*.
*) Terhitung efektif sejak ditetapkan oleh Perseroan setelah memenuhi semua persyaratan yang diatur dalam POJK No. 27/POJK.03/2016, No. 37/POJK.03/2017 dan/atau peraturan perundang-undangan lainnya yang berlaku.
**) Terhitung efektif sejak ditetapkan oleh Perseroan setelah diperolehnya persetujuan kemampuan dan kepatutan (fit and proper) dari Otoritas Jasa Keuangan.
Direksi
Direktur Utama: Rivan A. Purwantono**; Direktur: Adhi Brahmantya; Direktur: Lalu Azhari; Direktur: Hari Wurianto; Direktur: Geger Nuryaman Maulana**; Direktur: Jong Hwan Han*; Direktur: Heri Purwanto; Direktur: Imam Subowo**
*) Terhitung efektif sejak ditetapkan oleh Perseroan setelah memenuhi semua persyaratan yang diatur dalam POJK No. 27/POJK.03/2016, No. 37/POJK.03/2017 dan/atau peraturan perundang-undangan lainnya yang berlaku.
**)Terhitung efektif sejak ditetapkan oleh Perseroan setelah diperolehnya persetujuan kemampuan dan kepatutan (fit and proper) dari Otoritas Jasa Keuangan.
Selain agenda tersebut, agenda RUPST lainnya yakni agenda kedua & ketiga berturut-turut adalah, perihal penggunaan laba bersih perseroan yang dialokasikan untuk memperkuat permodalan. Serta RUPST kali ini juga sepakat untuk tidak memberikan tantiem kepada Dewan Komisaris dan Direksi.
Foto: Istimewa
