Jakarta, TopBusiness—Pada masa kenormalan baru (new normal), investor properti harus cermat dalam memilih properti. Berbagai hal bisa dilakukan terkait hal itu.
“Satu hal yang bisa dilakukan, yakni bahwa seyogianya investor properti meminimalkan risiko yield sewa yang rendah,” papar CEO AKR Land, Thomas Goh, di Jakarta (18/6/2020), dalam sebuah diskusi melalui internet.
Thomas mengatakan, untuk hal tersebut, investor properti ada baiknya memilih properti dengan lokasi strategis di dalam kota. “Dan saat ini, harga properti sedang murah. Hal ini sebenarnya sangat menguntungkan investor properti,” kata dia.
Terkait kondisi properti pada masa kenormalan baru, Thomas menjelaskan bahwa pengembang properti pun harus lebih memerhatikan protokol kesehatan, untuk meminimalkan risiko penyebaran virus corona.
Ada banyak contoh terkait hal tersebut. Misalnya saja, tombol lift harus meminimalkan risiko penularan virus tersebut. “Ada baiknya menggunakan tombol yang tidak perlu ditekan,” kata dia.
Terkait kondisi saat ini, Thomas menambahkan, konsumen pun sebaiknya memilih properti yang punya layanan purna-jual yang berkualitas bagus. Kini sektor properti ada di masa buyers market, dan calon konsumen punya posisi tawar-menawar lebih tinggi.
“Kalau sebuah proyek masih menimbulkan keraguan tentang sejumlah hal seperti kepastian selesainya jadwalnya konstruksinya, sudah pasti konsumen akan memilih unit properti yang ‘sudah jadi’,” kata Thomas.
Foto: Rendy MR/TopBusiness
