Jakarta, TopBusiness – Lembaga pemeringkat efek, PT Pefindo merevisi prospek peringkat PT Mandala Multifinance Tbk (Mandala Finance) menjadi negatif dari sebelumnya stabil. Selain, menegaskan peringkat kredit korporasi PT Mandala Multifinance Tbk (Mandala Finance) dan Obligasi Berkelanjutan III Mandala Finance yang masih beredar di idA.
Demikian disampaikan analis Putri Amanda dan Imelda Rusli, dalam laman pefindo.com, di Jakarta, akhir pekan lalu.
Pada saat yang sama, Pefindo juga memberikan peringkat idA untuk Obligasi Berkelanjutan IV Tahun 2020 senilai maksimum Rp1,5 triliun. Revisi ini mencerminkan kekhawatiran terkait penyebaran COVID-19 yang akan berdampak signifikan terhadap industri pembiayaan dalam hal pertumbuhan, kualitas aset, dan profitabilitas.
Tanpa pembiayaan baru yang signifikan, sumber arus kas masuk sebagian besar akan berasal dari angsuran piutang pembiayaan yang juga rentan terhadap penurunan kualitas aset dalam kondisi ekonomi yang lemah. Pada gilirannya, hal ini akan meningkatkan paparan pada risiko pembiayaan kembali untuk utang yang jatuh tempo, sehingga perusahaan-perusahaan pembiayaan menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan pendanaannya di tengah risiko likuiditas.
Foto: Istimewa
