TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Stafsus Milenial: New Normal, Kuliner Perlu Dukungan Penuh

Achmad Adhito
28 June 2020 | 10:11
rubrik: Business Info
FOTO – Warung Kaki Lima Terdampak COVID-19

Jakarta, TopBusiness—Tatanan kehidupan baru atau new normal telah digulirkan pemerintah dan berjalan lebih dari dua minggu. Tujuan new normal yakni untuk membangkitkan ekonomi sekaligus memulihkan produktivitas masyarakat.

Staf Khusus Milenial Presiden RI, Billy Mambrasar, mengatakan bahwa saat ini pemerintah terus memantau berjalannya new normal. Dunia startup pun, lanjut Billy, tak luput dari pantauan pemerintah.

“Dunia usaha yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak didorong untuk kembali beraktivitas, seperti sektor perkebunan, perikanan dan pertanian. Bahkan startup yang menjual sayur dan buah sudah kembali normal,” ujar Billy dalam diskusi yang digelar Qoala Insurtech melalui live instagram @lifeatqoala, akhir pekan ini.

Diskusi ini dimoderatori oleh Prisca Niken dan Nikky Sirait, yang merupakan Senior Manager dan Manager Public Relation Qoala.

Namun, Billy tidak menampik ada sektor yang masih kesulitan untuk kembali menjaring pasar, yakni sektor kuliner. Kata Billy, dirinya tengah gencar ke lapangan untuk bertemu dengan pelaku dunia usaha kuliner, untuk mengindentifikasi hal apa saja yang menjadi kendala. Temuan ini selanjutnya akan dilaporkan ke Presiden Jokowi.

“Yang pasti dunia kuliner butuh dukungan karena kehilangan banyak sekali napas karena kehilangan pangsa pasar. Saya nantinya akan memformulasikan masukan untuk menstimulus sektor kuliner ini. Fungsi stafsus adalah berbicara dengan sebanyak mungkin orang lalu memberikan rekomendasi ke presiden,” tambah pria kelahiran 17 Desember 1988 ini.

Billy mengingatkan, penerapan new normal bukan berarti masalah telah selesai. Menurut dia, masyarakat bisa beraktivitas secara normal tapi tetap patuh untuk melindungi diri dari penyebaran virus Covid-19.

“Kita juga punya kewajiban untuk ingatkan orang lain. Menghindari risiko terpapar virus dengan cara menjaga jarak serta memakai masker. Jaga kesehatan dan daya tahan tubuh. Saya juga mulai kebiasaan olahraga dengan jogging setiap sore,” pungkas Billy.

BACA JUGA:   Raih Pendanaan US$ 65 Juta, Qoala Makin Ekspansif

Foto: Rendy MR/TopBusiness

Tags: Billy mambrasarqoala insurtechSektor kulinerStafsus milenial
Previous Post

Len Industri Jaga UMKM Bandung Raya

Next Post

IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR