TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

RUPST Setujui Kinerja Gemilang Tugu Insurance

Busthomi
1 July 2020 | 22:13
rubrik: Capital Market
RUPST Setujui Kinerja Gemilang Tugu Insurance

Jakarta, TopBusiness – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk atau yang dikenal dengan Tugu Insurance baru saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Salah satu agenda RUPST tersebut adalah persetujuan para pemegang saham terhadap laporan tahunan tahun buku 2019 perseroan yang tercatat gemilang.

Apalagi, di tengah kondisi ekonomi yang menantang, perseroan berhasil mencatatkan peningkatan kinerja baik dari sisi finansial maupun operasional di tahun buku 2019 (audited). Tercatat, laba tahun berjalan konsolidasian sebesar Rp505,7 miliar atau naik 145,7% dari Rp205,9 miliar dari tahun 2018.

Sedangkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada Pemilik entitas induk sebesar Rp458,7 miliar, atau meningkat 84,1% dari tahun sebelumnya.

Hal ini seperti dijelaskan oleh Presiden Direktur Tugu Insurance, Indra Baruna usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Selasa (30/6/2020).

Menurut Indra, kinerja Tugu Insurance yang bagus di tahun 2019 tidak terlepas dari upaya Perseroan untuk senantiasa mengelola risiko dengan prinsip kehati-hatian baik dari aspek underwriting maupun dalam pengelolaan investasi.

Sampai dengan periode Desember 2019 pencapaian Premi Bruto secara konsolidasian sebesar Rp6,4 triliun atau naik 26,5% secara year on year (yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp5,1 triliun.

“Peningkatan premi tersebut dikontribusikan terutama dari produk aviasi, kebakaran, aneka dan rekayasa hingga kendaraan bermotor,” jelas Indra.

Untuk kinerja hasil underwriting konsolidasian naik dari Rp720,7 miliar menjadi Rp922,2 miliar atau naik 28,0%. Pada induk perusahaan kinerja hasil underwriting juga mengalami peningkatan dimana pada periode yang sama tahun sebelumnya tercatat sebesar Rp552,2 miliar, meningkat menjadi Rp656,8 miliar atau naik 18,9%.

“Untuk meningkatkan hasil underwriting, kami telah melakukan pemetaan akun-akun yang memiliki hasil underwriting yang baik untuk dipertahankan. Kami juga memaksimalkan kapasitas retensi untuk risiko-risiko baik tersebut,” kata Indra.

BACA JUGA:   Bangun Pabrik Baru, OBAT Targetkan bisa Sokong Pendapatan hingga 50%

T Ride dan T Drive

Khusus untuk produk kendaraan bermotor (motor vehicle) secara induk memberikan kontribusi pertumbuhan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Premi dari produk kendaraan bermotor naik 125,5% menjadi Rp204,2 miliar di tahun 2019, sementara hasil underwriting-nya naik 85,4% menjadi Rp45,8 miliar di tahun 2019. Kata Indra, peningkatan tersebut sejalan dengan implementasi strategi perseroan dalam hal mengembangkan sektor ritel, melalui produk unggulan kendaraan bermotor roda dua yakni “t ride” dan kendaraan bermotor roda empat yakni “t drive”.

Peningkatan bisnis retail yang mencapai dua kali lipat secara yoy itu menjadi suatu hal yang sangat baik bagi perusahaan. Di mana emiten dengan kode saham TUGU itu telah masuk Top 20’s dari perusahaan asuransi yang berfokus pada bisnis retail/kendaraan bermotor dari sebelumnya berada pada peringkat Top 40-50‘s berdasarkan data AAUI 2019.

‘’Bisnis asuransi kendaraan bermotor berkontribusi positif pada Hasil Underwriting induk perusahaan, dan merupakan 3 besar kontributor dari sisi Net Premium Written” sambung Indra.

Selain tetap berhasil mempertahankan peringkat Global Rating “A- (Excellent)” dari A.M. Best, yang merupakan lembaga pemeringkat global di bidang perasuransian, kinerja gemilang TUGU juga tercermin dari Hasil Investasi konsolidasian. Tercatat pada periode 31 Desember 2019, Hasil Investasi konsolidasian mengalami peningkatan sebesar 85,3% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

“Hasil ini disumbangkan oleh peningkatan dana kelolaan dan suku bunga rata-rata investasi deposito, keuntungan kenaikan nilai efek-efek, serta peningkatan komposisi portofolio investasi instrumen keuangan dalam mata uang Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat,” urai dia.

Tercatat di akhir tahun buku konsolidasian 2019, anak usaha PT Pertamina (Persero) itu memiliki total aset Rp20,7 triliun atau meningkat 18,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp17,4 triliun. Sedangkan ekuitas perseroan meningkat 11,5% dari Rp7,4 triliun menjadi Rp8,3 triliun. Kondisi itu ditopang tingkat Risk Based Capital (RBC) mencapai 434% yang berada jauh di atas ketentuan batas minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu sebesar 120%.

BACA JUGA:   Saham Indocement: Potensi Berbalik Naik

Foto: Dari kiri ke kanan, M. Harry Santoso (Komisaris Independen), Koeshartanto (Preskom), Indra Baruna (Presdir), dan Muhammad  Syahid ( Dirkeu & Jasa Korporat) di sela-sela RUPST. (Istimewa)

Tags: asuransi tuguKinerja emitenperasuransianRUPSTsektor asuransitugu insurance
Previous Post

PUPR Rehabilitasi STISIP Amal Ilmiah Yapis

Next Post

BRI Salurkan Subsidi Bunga KUR ke 214 Ribu Nasabah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR