TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pasar Rumah Tapak Positif, Marketing Sales DILD Capai Rp343 M

Busthomi
15 July 2020 | 14:57
rubrik: Business Info
RUPST Intiland Setujui Perubahan Dewan Komisaris dan Direksi

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Pengembang papan atas PT Intiland Development Tbk (DILD) mengakui di tengah tantangan yang terjadi di industri properti, perseroan masih berhasil mempertahankan kinerja usaha. Selain kinerja keuangan masih positif d triwulan I-2020, progress penjualan atau marketing sales itu perseroan selama semester I juga sudah mencapai Rp343 miliar.

Angka tersebut berarti setara 17,73% dari target marketing sales di tahun ini yang akan mencapai Rp2,5 triliun. Direktur Intiland Development Archied Noto Pradono mengatakan, pandemi covid-19 amat berdampak pada penurunan pendapatan. Hal ini terjadi terutama dari bisnis perkantoran dan dan apartemen.

“Sehingga marketing sales kita mayoritas ditopang oleh penjualan proyek rumah tapak (landed) Intiland seperti Graha Natura, Serenia Hill, dan Talaga Bestari. Selama semester I, penjualan rumah tapak terbilang cukup baik di tengah lesunya kondisi pasar karena PSBB (Pembatasan Sosial Berskal Besar),” tutur dia usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di Jakarta, Rabu (15/7/2020).

Pandemi ini juga, kata dia, membuat perusahaan harus menunda launching sejumlah proyek yang awalnya dijadwalkan untuk tahun 2020. Hal tersebut membuat perusahaan berencana merevisi target penjualan untuk tahun ini. Archied mengakui hingga kini perseroan masih mengkaji penetapan target baru tersebut.

Sehingga pada semester II-2020, dirinya cukup optimistis angka penjualan Intiland akan tumbuh pesat. Hal ini didorong oleh pelonggaran kebijakan PSBB yang akan berdampak positif pada pasar properti.

“Jumlah penjualan memang terlihat menurun, kami kehilangan momentum untuk mencapai target marketing sales pada 6 bulan pertama tahun 2020 karena pandemi ini. Meskipun daya beli pasar tetap ada, konsumen memilih untuk menunda pembelian atau investasi. Penjualan properti masih didominasi pasar end user, terutama di segmen menengah ke bawah,” tuturnya.

BACA JUGA:   Pemerintah Dorong Kontraktor Tingkatkan Lifting Migas

Selama kuartal I-2020 itu, kinerja perseroan sendiri masih relaif positif. Tercatat pendapatan DILD mencapai Rp830,6 miliar, atau turun 6,4 persen dibandingkan kurtal I 2019 senilai Rp887,6 miliar. Penurunan ini terutama disebabkan oleh turunnya pengakuan pendapatan dari segmen mixed-use & high risedan kawasan perumahan.

Pendapatan usaha itu bersumber dari pendapatan berkelanjutan (recurring income) sebesar Rp159,6 miliar atau 17,7 persen dari keseluruhan. Pendapatan usaha dari segmen ini meningkat 1,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp157,1 miliar. Sebagai tambahan, perseroan juga memperoleh pendapatan derivatif senilai Rp124,1 miliar.

Untuk pendapatan pengembangan (development income) memberikan kontribusi terbesar, yakni mencapai Rp546,8 miliar atau 82,3 persen dari keseluruhan. Perolehan tersebut bersumber dari segmen pengembangan mixed-use dan high rise senilai Rp455,1 miliar dan kawasan perumahan sebesar Rp91,7 miliar.

Denga begitu, laba usaha perseroan sebesar Rp234,9 miliar atau meningkat 27,6 persen dibandingkan perolehan kuartal I-2019. Peningkatan ini mendorong perolehan laba bersih sebesar Rp84,4 miliar atau melonjak 74,4 persen dibandingkan triwulan I tahun lalu senilai Rp48,4miliar.

“Di triwulan pertama tahun ini, kami juga melakukan penjualan lahan seluas 3,2 hektar di Surabaya senilai Rp58,3 miliar. Lahan ini masuk kategori inventori dan bukan termasuk aset utama yang akandikembangkan dalam waktu dekat,” pungkas Archied.

Foto: Istimewa

Tags: DILDintiland developmentmarketing salespasar rumah tapakproperti indonesia
Previous Post

Gandeng Unilever, Bluebird Lengkapi Armada Hand Sanitizer Lifebuoy

Next Post

Petugas Navigasi Udara AirNav Tes Narkoba

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR