Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpotensi terus berada di tren positif. Pada perdagangan akhir pekan ini, Indeks diproyeksi masih akan melanjutkan penguatannya seiring masih adanya sentiment positif.
Menurut analis pasar modal dari PT Binaartha Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup menguat 0,68% di level 5.145.01. Dan pada perdagangan hari ini, berdasarkan indikator, MACD, Stochastic masih RSI masih menunjukkan sinyal positif.
“Dan di sisi lain, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekatnya,” tutur Nafan di Jakarta, Jumat 24/7/2020).
Dengan kondisi tersebut, Nafan memproyeksi untuk level support maupun resistance IHSG akan berada di rentang 5.097,14 hingga 5.172,37.
Untuk itu, berikut sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain:
– EXCL, dengan daily (2820). RoE: 27.90%; PER: 5.00x; EPS: 568.12; PBV: 1.39x; Beta: 0.99. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 2790 – 2820, dengan target harga secara bertahap di 2900, 2950, 3000 dan 3190. Support: 2730 & 2660.
– GMFI, dengan daily (85). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada 81 – 85, dengan target harga secara bertahap di level 88, 99 dan 108.Support: 81, 79 & 75.
– HMSP, dengan daily (1760). RoE: 31.97%; PER: 15.41; EPS: 114.24; PBV: 4.93x; Beta: 1.23. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 1740 – 1760, dengan target harga secara bertahap di level 1850, 2030, 2210 dan 2550. Support: 1710 & 1670.
– LSIP, dengan daily (1015). RoE: 3.75%; PER: 21.29x; EPS: 47.68; PBV: 0.80x; Beta: 0.88. Terlihat pola bearish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Sell on Strength” pada area level 1015 – 1025, dengan target harga secara bertahap di level 975 dan 910. Resistance: 1075.
– MAPI, dengan daily (695). RoE: 0.45%; PER: 354.59x; EPS: 1.96; PBV: 1.62x; Beta: 1.85. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 680 – 700, dengan target harga secara bertahap di level 725, 740, 765, 820 dan 875. Support: 680 & 655.
– PNBN, dengan daily (815). RoE: 6.37%; PER: 7.13x; EPS: 115.00; PBV: 0.45x; Beta: 1.61. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 800 – 815, dengan target harga secara bertahap di level 830, 860, 930 dan 1000. Support: 790 & 775.
– RALS, dengan daily (570). RoE: 1.27%; PER: 75.53x; EPS: 7.48; PBV: 0.95x; Beta: 1.95. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 560 – 570, dengan target harga secara bertahap di 585, 605, 685, 765 dan 845. Support: 525.
Foto: Rendy MR (TopBusiness)
