Jakarta, TopBusiness—Pengembang properti yang terdaftar sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, yaitu Ciputra Development, merencanakan menerbitkan saham baru, maksimal 10% dari modal disetor/ditempatkan.
Dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan pagi ini, manajemen puncak perusahaan dengan kode emiten CTRA tersebut, menjelaskan bahwa aksi korporasi tersebut bertujuan tertentu. Yaitu, untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan dana, dalam dua tahun mendatang.
Untuk rencana tersebut, persetujuan dari pemegang saham direncanakan didapat dari RUPSLB (rapat umum pemegang saham luar biasa), yang berlangsung pada Kamis minggu ini (30 Juli 2020).
Kemudian, dijelaskan pula bahwa penambahan modal melalui penerbitan saham baru tersebut, bisa berlangsung sekaligus, usai disetujui dalam RUPSLB tersebut. Atau, bisa juga berjalan bertahap selama dua tahun.
Sementara, berdasarkan data dari RTI Infokom, pada sekitar jam 11.00 hari ini, saham CTRA ada di harga Rp 665 per lembar. Walhasil, harga tersebut naik 10%.
Sedari awal perdagangan pagi tadi sampai sekitar jam 11.00 itu, saham CTRA ditransaksikan sebanyak 164.000-an unit.
Foto: Istimewa
