TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Dikaji Ulang Pola Kredit Sektor Perikanan

Nurdian Akhmad
7 May 2015 | 16:29
rubrik: Capital Market

1ikanJAKARTA-businessnews.id: Perbankan dan Perusahaan Pembiayaan tengah mengkaji ulang pola kredit yang di peruntukan kepada sektor perikanan dan kelautan. Hal itu dilakukan sebagai langkah mitigasi risiko dan memahami karakteristiknya.

Menurut Direktur Utama PT BRI, Tbk Asmawi Sjam menyatakan bahwa perlu mengakji ulang pola kredit sektor perikanan dan kelautan terutama terkait dengan pola pembayarannya ,” Nelayan kan tidak setiap bulan menangkap ikan , sehingga perlu skim tersendiri untuk mereka,”  ujarnya di jakarta, Kamis, 07 Mei 2015.

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia Suwandi Wiranto, bahwa perusahaa pembiayaan harus prudent dimana harus memastikan pembayaran dari nelayan, “ nah pembayaran mereka seperti apa “ ujarnya

Sampai saat ini pihaknya dari Asosiasi telah melakukan pembicaraan dalam kelompok kerja kelautan dan perikanan, dalam membahas pola pembiayaannya kepada mesin kapal, kapal kayu dan nelayan. “ Khusus untuk nelayan, kita pilih mereka yang telah pernah mendapatkan pembiayaan dari koperasi misalnya, “ ujarnya

Pembaharuan Pola kredit dan pembiayaan penting mengingat masih tingginya kredit bermasalah di sektor ini.walau menurut Kepala Eksekutif Pengawas perbankan,OJK Nelson Tampubolon menyampaikan dalam 5 tahun ini Non Performing Loan ( NPL ) sektor Perikanan dan kelautan memag menunjukan penurunan.

Dimana tahun 2011 mencapai 5,96 persen, 2012, 4,11 persen, 2013 turun menjadi 3,32 persen dan tahun 2014 menjadi 2,81 persen, “kalau dilihat dari trend penurunan maka perbankan telah mulai memahami sektor ini,” ujarnya  (azis)

BACA JUGA:   Hingga Agustus 2022, Kinerja BTN kian Apik Bertumbuh 57,12%
Previous Post

KKP Bangun 24 Technopark Kelautan dan Perikanan

Next Post

FXTM Luncurkan Deposito Tanpa Biaya dan Penarikan Langsung

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR