TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Tiga Strategi AP II Hadapi Pemulihan Transportasi Udara

Nurdian Akhmad
24 August 2020 | 06:52
rubrik: Business Info
Antisipasi Antrian Panjang, Ini Langkah Baru AP II

Ilustrasi mudik lebaran di Banadar Soekarno Hatta, di bawah kelolaan InJourney Group. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Seiring dengan pemulihan pada moda transportasi udara, PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II telah menyiapkan tiga strategi untuk menunjang pertumbuhan sektor transportasi udara.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin  menjelaskan, tiga strategi yakni meningkatkan utilisasi slot penerbangan, pengaktifan kembali rute-rute yang sempat ditutup karena pandemi, dan peningkatan frekuensi penerbangan di rute yang telah aktif.

Dia menambahkan ketiga strategi tersebut telah dijalankan sejak Juli 2020 atau sekitar 3-4 bulan sejak kasus pertama Covid-19 di Indonesia. Perseroan berupaya menggerakkan permintaan melalui penawaran.

Hasilnya pada Juli – Agustus 2020, lanjutnya, indikator menunjukkan bahwa pemulihan penerbangan di 19 bandara kelolaan AP II sudah terlihat.

Dia menilai moda transportasi udara masih lebih unggul dibandingkan dengan moda lainnya pada saat kondisi pandemi Covid-19 ini. Moda transportasi udara memiliki tiga kelebihan yang tidak dimiliki moda transportasi lain.

“Pertama, fleksibilitas, ditandai dengan besarnya jumlah pergerakan, misalnya jika ada permintaan/demand yang cukup besar maka maskapai pasti akan membuka rute atau meningkatkan frekuensi penerbangan,” kata Awaluddin dalam siaran persnya yang dikutip, Senin (24/8/2020)

Kedua, lanjutnya, penerbangan juga memiliki kapasitas yang ditandai dengan kemampuan/daya angkut yang cukup besar dan dapat dimobilisasi secara cepat.

Ketiga, konektivitas, yakni moda transportasi udara adalah moda transportasi yang paling cepat dan efisien untuk membuka akses ke dan dari suatu daerah. Apalagi Indonesia yang merupakan negara kepulauan.

Benteng Hasanah ini menjadi pintu awal bagi BNI Syariah untuk melakukan penetrasi bisnis pada daerah tersebut atau komunitas setempat

BACA JUGA:   Optimistis Hadapi 2026, BELL Remajakan Mesin dan Hadirkan Innovation Center
Tags: Angkasa Pura IIap IIpemulihan ekonomitransportasi udara
Previous Post

Telkomsel Mengungkit Wisata Wamena

Next Post

Dua BUMN Farmasi Ini Garap Vaksin Covid Bersama UEA

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR