Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga sesi penutupan perdagangan hari ini di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan masih bergerak turun.
“IHSG hari ini kami perkirakan masih akan bergerak flat dengan kecenderungan sedikit melemah,” demikian tersebut dalam riset harian samuel sekuritas Indonesia di website samuelsekuritas.co.id, di Jakarta, Senin.
Dijelaskan bahwa bursa Amerika ditutup bervariasi Jumat pekan lalu, setelah Kongres AS gagal mencapai kesepakatan persetujuan tambahan paket bantuan Covid-19 dan masuk dalam reses selama sebulan. Hal ini meningkatkan ketidakpastian pemulihan ekonomi. Disisi lain, tensi antara AS-China masih memanas.
Dow jones ditutup naik 0,2% dan S&P 500 bergerak flat 0,1%. Sedangkan Nasdaq ditutup melemah 0,9% setelah sempat melemah dari 1,5%. Pasar tenaga kerja berhasil menambah 1,76 juta pekerjaan di Juli, lebih tinggi dari consensus sebesar 1,7 juta atau sekitar sepertiga dari penambahan 4,8 juta di Juni. Hal ini membuat tingkat pengangguran turun menjadi 10,2% dari 11,1% di Juni.
Sementara IHSG ditutup melemah 0,66% ke level 5.143,9 pada penutupan Jumat lalu, dimana investor asing mencatatkan net sell pada pasar reguler Rp 1,07 triliun dan net sell pasar negosiasi Rp 253,4 miliar. Besarnya net sell asing lebih dipicu oleh besarnya transaksi penjualan asing terhadap saham TOWR yang dikabarkan dilakukan oleh salah satu pemegang sahamnya yang cukup besar. Sementara cadangan devisa Indonesia kembali naik sebesar USD 3,4 miliar menjadi USD 135,1 miliar.
Hari ini juga pemerintah akan mencairkan gaji ke-13 PNS, yang total anggarannya diperkirakan mencapai Rp 28,5 triliun.
Hari ini Nikkei libur, sedangkan Kospi naik 0,11%.
Fotographer: Rendy MR
