Via TI, Trimegah Urus Nasabah Saat Covid

Penulis achmad adhito

Jakarta, TopBusiness—Pandemi Covid-19 membuat semua pelaku usaha berpikir kembali dalam menjalankan operasi bisnis mereka. Salah satunya adalah perusahaan pengelola dana PT Trimegah Asset Management. Head Operation and Settlement, PT Trimegah Asset Management, Vega Henrietta, mengatakan di Jakarta hari ini, “Kami tidak menyangka virus ini akan berdampak pada kami karena SARS tidak berdampak pada kami. Nyatanya, tidak ada virus mematikan lainnya dari negara lain yang pernah berdampak sebesar ini di Indonesia.”

Ketika jumlahnya bertambah dan memuncak menjadi 117 kasus di pertengahan Maret, PT Trimegah mengambil tindakan dan memerintahkan para staf untuk bekerja secara digital dari rumah. Ini adalah sebuah cara kerja yang baru dan menimbulkan masalah kecil yang mengganggu. Di antara beberapa masalah utama yang menjadi perhatian adalah apakah sistem TI PT Trimegah dapat menyediakan koneksi yang mulus untuk pekerjaan mereka.

Dengan aset sebesar sekitar Rp15 triliun di bawah pengelolaan PT Trimegah, masalah utama yang dihadapi Vega adalah menyelesaikan secara daring transaksi dengan kontrak yang baik. Biasanya yang dilakukan adalah meminta klien mengirim salinan perjanjian yang telah ditandatangani melalui mesin faksimile tetapi hal ini menjadi halangan ketika karyawan harus bekerja dari rumah.

“Kami meyakinkan klien-klien kami bahwa pekerjaan kami akan tetap berjalan mulus karena kami memiliki dukungan TI dan vendor yang sangat baik, dan kami berkoordinasi langsung dengan bank kustodian kami, Bank DBS Indonesia, dan para pialang juga Bursa Efek Indonesia,” tambah Vega.

Untungnya, Bank DBS sudah memiliki beberapa sistem untuk membantu basis investor institusionalnya dalam mendigitalkan operasi finansial mereka. DBS Ideal, platform perbankan daring korporasi milik Bank DBS, adalah solusi sempurna untuk PT Trimegah dalam membantu operasional sehari-hari.

“Kebanyakan nasabah kami sudah memiliki platform ini, namun belum seluruhnya menggunakan fitur-fitur yang tersedia secara menyeluruh. Masih banyak yang menggunakannya untuk hal-hal dasar seperti memeriksa saldo rekening dan tidak memanfaatkan seluruh fungsinya. Ketika kami mulai bekerja dari rumah di awal bulan Maret, kami telah mengantisipasikan kebutuhan nasabah dalam menggunakan beberapa fitur Ideal yang lebih canggih dan membantu mereka secara komprehensif,” ujar Executive Director Head of Financial Institutions Group Bank DBS Indonesia, Sabina Susie Kosasih.

Melihat kebutuhan nasabah untuk dapat segera mahir menggunakan layanan DBS Ideal, Bank DBS Indonesia memusatkan perhatian pada kebutuhan mereka secara spesifik, terutama dalam mengotentikasikan transaksi digital. Bank DBS Indonesia juga mempercepat proses pengaturan layanan yang dibutuhkan dan siap sedia 24 jam seminggu untuk menyelesaikan masalah apa pun.

“Semuanya dilakukan untuk mereka melalui jaringan digital kami dan kami memiliki tim pendukung yang membantu setiap orang untuk menjalankan Ideal dengan lebih percaya diri sesuai dengan kebutuhan mereka dan didukung oleh tim kami yang selalu siap setiap saat,” tambah Susie.

“Kami mendapati bahwa bekerja dari rumah kini bisa jadi sebuah solusi jika di masa datang kita menghadapi situasi yang membuat kita tidak bisa ke kantor. DBS Ideal dapat membantu kami memantau transaksi kami dan menjalankan persetujuan harian kami,” ujar Vega.

Dengan DBS Ideal, PT Trimegah dapat melakukan otentikasi transaksi secara digital.

Ilustrasi: Istimewa

BACA JUGA

Tinggalkan komentar