JAKARTA-businessnews.id: PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Persero menilai mahalnya biaya operasional di pelabuhan disebabkan oleh banyaknya perantara yang terlibat dalam sekali proses pengiriman. Namun PT Pelindo membantah keras merupakan pihak yang menyebabkan mahalnya biaya pengiriman barang melalui jalur laut.
“Bukan di Pelindo tapi karena pemilik barang dan kapal tidak berhubungan langsung tapi lewat perantara, sehingga beaya operasional di pelabuhan menjadi mahal,” papar Direktur Operasi dan Pengembangan Bisnis PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Persero, Rahmat Satria di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2015).
Dicontohkan, mengirim barang dari Jakarta ke Medan melalui jalur laut, menghabiskan biaya mencapai sekira Rp17,5 juta-Rp18 juta. Padahal biaya yang sesungguhnya hanya 50 persen dari total tersebut.
Saat ini Pelindo mulai modernisasi agar angkutan laut bisa diminati lagi. Seperti promo Pelindo III bekerja sama Pelindo II, yang menyediakan jasa pengangkutan murah Jakarta-Surabaya. “Jadi kita ada program angkutan dari Jakarta ke Surbaya hanya Rp2 juta. Supaya pemilik kapal dapat berhubungan langsung dengan pemilik barang,” jelas dia.
Menurutnya, terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan untuk membuat biaya logistik menjadi murah. “Kalau mau biaya logistik murah, bangun akses lancar pelabuhan, tekan biaya perantara, perbanyak alat bongkar di pelabuhan,” pungkasnya. (endy)