TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pulihkan Ekonomi, RI Usul Penanganan Hambatan Nontarif ASEAN

Nurdian Akhmad
26 August 2020 | 13:31
rubrik: Ekonomi
2019, Bisnis Otomotif Diproyeksi Masih Stagnan

Jakarta, TopBusiness – Indonesia mengusulkan agar ASEAN fokus pada upaya penanganan hambatan nontarif dan memfasilitasi akses perjalanan lintas negara. Langkah tersebut perlu dilakukan dalam mendorong pemulihan ekonomi akibat pandemi covid-19.

Hal tersebut disampaikan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto saat menghadiri pertemuan Para Menteri Ekonomi ASEAN dengan ASEAN Business Advisory Council (AEM-ABAC) secara virtual. Pertemuan tersebut masuk dalam rangkaian pertemuan AEM ke-52 yang diselenggarakan pada 22–29 Agustus 2020.

 “Para Menteri Ekonomi ASEAN mendukung dan menyambut baik usulan Indonesia terkait upaya penanganan hambatan nontarif dan pentingnya fasilitasi akses perjalanan lintas negara di ASEAN di masa pandemi Covid-19 ini,” kata Mendag Agus melalui keterangan pers tertulisnya, Rabu (26/8/2020).

Pertemuan tingkat menteri dengan para pelaku usaha ASEAN tersebut merupakan forum untuk mewujudkan integrasi ekonomi di ASEAN dan membahas isu-isu terkini penanganan dampak ekonomi akibat covid-19.

 Dalam pertemuan itu, ABAC menyampaikan rencana pelaksanaan ASEAN Business and Investment Summit dan ASEAN Business Awards sebagai ajang apresiasi bagi para pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di ASEAN yang dijadwalkan pada 13 November 2020 di Hanoi, Vietnam.

 Direktur Jenderal Perdagangan Perundingan Indonesia Iman Pambagyo mengungkapkan Indonesia bersama para Menteri ASEAN mengapresiasi rekomendasi ABAC terutama terkait integrasi ekonomi digital dan peningkatan konektivitas logistik ASEAN.

 “Upaya-upaya peningkatan fasilitasi perdagangan penting dilakukan untuk mempertahankan kelancaran arus barang dalam rangka memulihkan ekonomi akibat dampak pandemi covid-19,” ujar Iman.

 Pada pertemuan tersebut, ABAC juga menyampaikan legacy projects yang merupakan kegiatan prioritas di ASEAN yang telah dilaksanakan, yaitu Digital Stars Legacy Project (Vietnam), Smart Growth Connect Logistics Center Project (Singapura), ASEAN Mentorship for Entrepreneurs Network (Filipina), dan Digital Trade Connect (Thailand), serta rekomendasi dari para pelaku usaha ASEAN dalam menangani dampak ekonomi akibat covid-19.

BACA JUGA:   RI Minta Dukungan Negara Asean Jadi Tuan Rumah RCEP
Tags: aseanmenteri perdagangan
Previous Post

Anak Usaha Elnusa Kembali Bikin Rig Lokal

Next Post

Paska-Diresmikan Tol Sigli-Banda Aceh Gratis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR