Jakarta, TopBusiness—Manajemen Bank Capital, pada hari ini menyampaikan jawaban tertulis untuk otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. Itu merupakan jawaban atas pertanyaan tentang volatilitas harga saham BACA dalam beberapa waktu terakhir.
Direktur Utama Bank Capital, Wahyu Dwi Aji, menjelaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi nilai efek perusahaan atau pun keputusan investasi pemodal.
Dijelaskannya pula, Bank Capital tidak punya informasi atau fakta material penting, yang belum diungkapkan ke publik.
“Kami berencana melakukan PUT (penawaran umum terbatas) yang keempat, pada tahun 2020 ini,” Wahyu menjelaskan.
Sementara, mengacu pada data dari Dunia Investasi, saham BACA di 3 Agustus 2020 sampai penutupan perdagangan kemarin sore (26 Agustus 2020), bergerak dalam interval harga Rp 390 per lembar sampai Rp 414 per lembar.
Masih berdasarkan data tersebut, volume perdagangan di kisaran 5.400 unit saham per hari, sampai dengan 49-an juta unit per hari.
Di periode tersebut, semua transaksi atas saham BACA dilakukan oleh investor domestik. Tidak ada transaksi oleh investor asing, pada periode tersebut.
Sumber Ilustrasi: Istimewa
