TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Penulis Jurnal Harus Memahami Etika Publikasi

Albarsyah
10 September 2020 | 11:57
rubrik: Business Info
Tantangan Global Perlu Diatasi via Kolaborasi Penelitian

Ilustrasi/Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Era baru pendidikan menuntut jurnal sebagai syarat utama dalam berbagai momen terutama dalam meningatkan kariernya. Selain itu, penulisan jurnal juga merupakan bentuk tanggungjawab sosial dan akademis bagi mahasiswa, guru dan dosen.

Penulisan jurnal yang terbit tidak terlepas dari beberapa kaidah atau aturan yang berbeda-beda, tergantung porsi yang diinginkan penerbit. “Menulis artikel jurnal itu butuh kesabaran dan merupakan perpaduan antara aspek teknis dan mentalitas,” ujar Editor in Chief Jurnal Komunikator UMY, Dr. Filosa Gita Sukmono, M.A dalam Zoom Meeting Cloude STIKOM InterStudi The Series #5 dengan tema Menulis Artikel Menembus Jurnal Nasional dan Internasional Bereputasi.

Menurut Filosa, diperlukan strategi khusus dalam menulis artikel jurnal. Sebelum menulis harus memiliki riset terlebih dahulu. Setelah melakukan riset, harus rajin mengikuti conference karena dengan mengikuti conference, dapat menambah ilmu termasuk ilmu dalam melakukan mereview terhadap sebuah jurnal. Langkah selanjutnya adalah dengan memahami logika Open Journal System (OJS).

Di Indonesia, OJS ini sangat menguntungkan para pembaca karena umumnya jurnal bereputasi di Indonesia tidak berbayar. Filosa mengatakan sangat menghargai kebijakan pemerintah yang mengharuskan jurnal yang open akses. Karena banyak jurnal internasioal yang hanya bisa membuka abstraknya saja tanpa bisa melihat isi jurnalnya.

Untuk penulis pemula disarankan untuk membaca author giudline karena di dalamnya berisi peraturan bagaimana penulisan jurnal yang sesuai standar. Penulis jurnal harus memahami etika publikasi. Ini banyak terjadi untuk penulis pemula yang banyak menyalahi etika dalam penulisan jurnal sehingga tidak jarang banyak penulis yang di-blacklist._

Penulis perlu mengikuti secara cermat template dari jurnal yang dituju.  Dan yang tak kalah penting dalam penulisan jurnal adalah jumlah daftar pustaka atau referensi. Jurnal yang baik harus memiliki dafar pustaka yang banyak.

BACA JUGA:   Pacu Devisa, BI-Menkeu Sepakati Pemanfaatan Data Ekspor-Impor

Diluar masalah teknis, faktor mentalitas juga diperlukan bagi seorang penulis jurnal dengan “Berkepala dingin” merespon komentar reviewer jurnal. Selain itu, dianjurkan untuk membangun relasi yang baik dengan para editor jurnal.

Di Akhir sesi, Ketua Penyelenggara webinar STIKOM InterStudi The Series Suhendra atmaja, S.Sos, M.Si, Lm berharap agar materi yang disampaikan Dr. Filosa Gita Sukmono bisa bermanfaat bagi para penulis terutama para penulis pemula agar bisa menembus jurnal nasional dan Internasional. “Kegiatan sejenis akan terus dilakukan agar karya mahasiswa dan dosen dapat diaplikasikan di dunia jurnal,” tegas Suhendra, dalam keterangan resminya yang diterima redaksi Top Business.

Sumber Foto: Istimewa

Previous Post

Transparansi untuk Perkuat BUMN Go Global

Next Post

BEI Kembali Bekukan IHSG

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR