
Boleh saja, beberapa tahun terakhir, perekonomian sejumlah negara di dunia bergolak. Tapi, semua itu tidak memengaruhi tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Tanah Air ini. Peningkatan terus terjadi menjelang ujung tahun 2013 yang lalu.
Data terbaru dari Badan Pusat Stastik bercerita banyak tentang itu. Begini, dijelaskan bahwa pada November tahun 2013, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia di angka 807,4 ribu kunjungan. Nah, itu naik 16,37% ketimbang jumlah di November tahun 2012 yang sebanyak 639.000 kunjungan.
Paralel dengan itu, peningkatan terjadi di sejumlah poin terkait wisatawan mancanegara. Semisal, tingkat penghunian kamar di sejumlah hotel berbintang di 23 propinsi ikut-ikutan naik.
Kepala Badan Pusat Statistik, Suryamin, menjelaskan bahwa angka 807,4 ribu kunjungan di November 2013 itu merupakan yang tertinggi dalam sejarah. Dalam arti, di masa terdahulu, jumlah kunjungan dalam sebulan belum pernah menapak setinggi itu.
Berikut ini adalah beberapa cuplikan dari Badan Pusat Statistik perihal wisatawan tersebut.
>Secara kumulatif, selama Januari 2013 sampai November 2013, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia di angka 7,94 juta kunjungan. Ini berarti naik 9,12% daripada jumlah di periode yang sama tahun 2012.
>Januari 2013 sampai November 2013 itu, pintu masuk yang mencatatkan kenaikan terbesar adalah Bandar Udara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat. Angka kenaikannya sebesar 125,42%.
Di peringkat berikutnya adalah Bandar Udara Adisucipto, Yogyakarta, dengan angka kenaikan 44,8%.
Peringkat ketiga dipetik Bandar Udara Minangkabau, Sumatera Barat, dengan kenaikan 34,90%.
>Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang pada November 2013 di 23 propinsi mencapai rata-rata 56,10%. Ini berarti naik 0,91 poin dibandingkan TPK di November 2012 yang sebesar 55,19%.
Adapun bila dibandingkan Oktober 2013, TPK November 2013 pun naik 1,87 poin.
>Ada beberapa propinsi yang mencatatkan kenaikan TPK tertinggi. Itu antara lain, pertama, Nanggroe Aceh Darussalam. TPK November 2013 naik 8,67% dibandingkan TPK November 2012. Dan TPK November 2013 naik 11,56% dibandingkan TPK Oktober 2013.
Lalu, untuk Nusa Tenggara Barat, TPK November 2013 naik 12,43% daripada TPK November 2013. Lantas, TPK November 2013 lebih tinggi 1,36% daripada TPK Oktober 2013.
Selanjutnya, di Sulawesi Utara, TPK November 2013 lebih tinggi 20,13% ketimbang TPK November 2012. Dan TPK November 2013 lebih tinggi 5,45% daripada TPK Oktober 2013.
>Walau begitu, ada pula poin yang mencatatkan penurunan. Yakni dalam rata-rata lama menginap wisatawan mancanegara di hotel berbintang. Persisnya, rata-rata tersebut di November 2013 di 23 propinsi, di angka ini: 1,86 hari. Itu menurun 0,04 poin bila dibandingkan di November 2012.
Bagaimana bila dibandingkan dengan Oktober 2013? Terjadi pula penurunan sebesar 0,05 hari.
(DHI/DHI)