Ini Tips Berinvestasi di Surat Berharga Syariah

Penulis Busthomi

Jakarta, TopBusiness – PT BNI Syariah menggelar acara talkshow webinar “Investasi yang Baik di Tengah Pandemi” terkait sosialisasi produk investasi surat berharga syariah negara ritel atau Sukuk Ritel SR-013. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan memperkenalkan instrumen investasi perbankan yang aman dan sesuai prinsip syariah. 

Di acara tersebut, Financial Trainer Founder & CEO OM Financial, Ligwina Hananto menyampaikan perencanaan investasi dan pengaturan keuangan yang dimulai sejak muda penting agar mempunyai pegangan finansial saat dibutuhkan kedepannya. 

Menurutnya, investasi dapat dilakukan apabila kewajiban seperti utang, cicilan, dan uang kebutuhan rutin harian sudah dilakukan dengan baik. Rasio investasi yang sehat adalah 10-30% dari penghasilan perbulan.

Ligwina menjelaskan investasi yang berisiko rendah di antaranya adalah produk perbankan karena dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) seperti tabungan dan deposito; dan produk investasi yang diterbitkan oleh negara salah satunya surat berharga.

Senada, Analis Senior Pengelolaan Transaksi SBSN Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan Dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Ricky Gigih Prayoga mengajak investor muda terutama dari generasi milenial untuk berinvestasi melalui instrumen surat berharga negara (SBN). Salah satu produk investasi untuk investor ritel yang terbaru dikeluarkan pemerintah adalah Sukuk Negara Ritel seri SR013. 

“SR013 merupakan instrumen investasi berbasis syariah yang mudah dibeli melalui online, aman karena diterbitkan pemerintah dan dijamin Undang-Undang, serta terjangkau,” kata Gigih. 

Sukuk Ritel mempunyai tingkat imbal hasil 6,05 persen per tahun dibayar per bulan dengan pajak 15% dari imbalan. Dengan membeli Sukuk Ritel, menurut Ricky masyarakat turut berkontribusi terhadap pembangunan proyek infrastruktur di Indonesia. 

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Bisnis Ritel & Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi mengatakan, saat ini BNI Syariah ditunjuk sebagai mitra distribusi baru penjualan surat berharga syariah negara ritel atau Sukuk Ritel SR-013. Dalam penjualan perdana SR013, BNI Syariah menargetkan penjualan sebesar Rp75 miliar.

“Jumlah nasabah yang tertarik terhadap instrumen investasi Sukuk Ritel SR-013 ini cukup banyak yaitu 297 nasabah per 14 September 2020 dengan nilai Rp41 miliar,” kata Iwan, Selasa (16/9/2020).  Dengan masuknya BNI Syariah sebagai mitra distribusi baru ini bisa mendiversifikasi kebutuhan produk perbankan khususnya investasi nasabah. 

Pemimpin Divisi Dana Ritel BNI Syariah, Ida Triana Widowati optimis sampai akhir masa penawaran pada 23 September 2020, BNI Syariah bisa memenuhi target penjualan yang ditetapkan. Keunggulan masyarakat membeli SR-013 di BNI Syariah di antaranya BNI Syariah menyediakan hadiah untuk pembelian SR-013 minimal Rp100 juta. Didukung oleh teknologi dan jaringan BNI, BNI Syariah siap memberikan layanan terbaik bagi masyarakat dalam berinvestasi.

Foto: Istimewa

BACA JUGA

Tinggalkan komentar