TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Food Estate akan Diperluas Hingga Papua

Nurdian Akhmad
23 September 2020 | 11:14
rubrik: Business Info

Jakarta, TopBusiness –  Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana memperluas pembangunan lumbung pangan atau food estate untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional. Wilayah yang menjadi sasaran untuk pembangunan food estate ialah adalah Nusa Tenggara Timur, Sumatera Selatan, hingga Papua.

Saat ini pemerintah tengah membangun food estate di dua provinsi, yakni Kalimantan Tengah dan Sumatra Utara. “Tetapi ini kita diskusikan setelah yang dua ini betul-betul sudah bisa berjalan,” kata Presiden membuka rapat terbatas lanjutan pembahasan food estate secara virtual dari Istana Merdeka, Rabu (23/9/2020).

Menurut Presiden, proyek food estate ini dikerjakan untuk mengantisipasi krisis pangan dunia akibat pandemi covid dan sebagai cadangan pangan nasional. Selain itu, proyek ini juga dilakukan untuk mengantisipasi perubahan iklim dan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor pangan.

Presiden juga menjelaskan tentang progres dua lokasi proyek food estate di Kalimantan Tengah yakni di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau serta satu lokasi di Sumatera Utara yakni di Kabupaten Humbang Hasundutan.  Kepala Negara meminta pelaksanaan proyek food estate yang saat ini terhambat oleh sejumlah kendala, seperti masalah kepemilikan lahan agar segera diselesaikan.

“Sudah ada sejumlah progres di lapangan meskipun masih terdapat beberapa masalah yang perlu segera diselesaikan yaitu yang berkaitan dengan kepemilikan lahan di area food estate, kemudian ini menimbulkan sedikit masalah tetapi saya yakin dan saya minta Menteri ATR/BPN ini bisa segera menuntaskan,” ujar Jokowi.

Jokowi menginstruksikan agar pengembangan lumbung pangan baru ini dikalkulasikan secara matang, baik terkait pihak yang akan mengelola, tanaman apa yang akan dikembangkan, teknologi yang akan digunakan, serta masalah pembiayaannya.

“Sehingga modal bisnis ini nanti, kalau sudah bener, model bisnis ini akan kita gunakan di lokasi untuk provinsi-provinsi yang lainnya. Tapi ini saya kira harus bener dulu,” ujar dia.

BACA JUGA:   Presiden Bersyukur Vaksinasi di Tanah Air Capai 281 Juta
Tags: Food Estatepresiden jokowi
Previous Post

Jasa Marga: Pembebasan Lahan Tol Kertosono-Kediri Awal 2021

Next Post

Kemenperin Peroleh Pagu Anggaran Rp3,18 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR