Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksikan akan kembali melanjutkan penguatannya. Hal ini karena masih adanya sentiment positif yang menopang penguatan Indeks di awal pekan ini.
Menurut analis pasar modal dari PT Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama, pada perdagangan akhir pekan lalu IHSG berhasil ditutup menguat signifikan sebesar 2,13% di level 4945.79 .
Dan untuk hari ini, kata dia, berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Meskipun demikian, Stochastic dan RSI mulai bergerak ke atas di area netral.
“Dan di sisi lain, terlihat juga pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG. Sehingga berpeluang menuju ke area resistance,” tutur Nafan, di Jakarta, Senin (28/9/2020).
Dengan kondisi terebut, berdasarkan rasio fibonacci, support pertama maupun kedua IHSG akan berada di kisaran 4865.27 hingga 4778.71. Sementara itu, untuk resistance pertama maupun kedua memiliki range di rentang 4975.54 hingga 5097.14.
Sebelumnya, berdasar data Bursa Efek Indonesia (BEI), laju IHSG selama pekan lalu melemah sebesar sebesar 2,24 persen pada level 4.945,791 dari level 5.059,223 pada pekan yang lalu. Dengan kapitalisasi pasar bursa selama sepekan juga anjlo 2,15 persen menjadi Rp5.751,972 triliun dari Rp5.878,495 triliun pada pekan sebelumnya.
Untuk rata-rata frekuensi harian turun sebesar 5,46 persen menjadi 583,566 ribu kali transaksi dari pekan lalu sebesar 617,256 ribu kali transaksi. Dengan rata-rata volume sepekan pun menukik sebesar 17,24 persen menjadi sebesar 9,503 miliar saham dari 11,482 miliar saham pada pekan sebelumnya.
“Sedangkan untuk rata-rata nilai transaksi harian Bursa mengalami perubahan sebesar 16,90 persen menjadi Rp6,748 triliun dari Rp8,121 triliun sepekan sebelumnya,” demikian menurut data dari BEI itu.
Foto: Rendy MR (TopBusiness)
