TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ada Peluang IHSG Lanjutkan Penguatan

Agus Haryanto
2 October 2020 | 09:00
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Ilustrasi harga saham di Bursa Efek Indonesia. FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga penutupan perdagangan Jumat (02/10/2020) di Bursa Efek Indonesia berpotensi melanjutkan peningkatan poin. Aksi beli saham, seiring dengan penguatan bursa saham global dan sentimen positif domestik jadi pendorongnya.

Dalam laman samuel.co.id, di Jakarta, hari ini, memperlihatkan bahwa pasar saham Amerika, semalam, ditutup menguat. DJIA 0,13% ke level 27.816 poin, S&P500 0,53%, dan Nasdaq 1,42%. Bursa sedikit menguat merespon rencana paket stimulus pandemi yang dikeluarkan DPR AS sebesar USD 2,2 triliun. Meski demikian, dengan mayoritas senat masih dikuasai oleh Partai Republik, ada kemungkinan paket tersebut akan sulit disahkan.

Riset harian dari samuel sekuritas Indonesia itu juga memperlihatkban bahwa indeks EIDO 2,49% dan IHSG Kamis ditutup 2,05% menjadi 4.970 poin, dengan penopang saham TLKM, BBCA dan BBRI. Net buy asing pada pasar regular mencapai Rp 65,3 miliar. Saham dengan nilai net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak ASII (Rp 27 miliar), PGAS (Rp 14 miliar), dan ERAA (Rp 13 miliar). Sementara net buy asing dicatatkan TLKM (Rp 131 miliar), BBRI (Rp 51,8 miliar), dan BMRI (Rp 36,7 miliar). Sepanjang minggu ini (Senin-Kamis), IHSG melemah 0,24% disertai net sell asing Rp 1,43 triliun pada pasar regular.

Dari dalam negeri. Kasus baru Covid-19 Kamis diumumkan turun menjadi 4.174 (Rabu: 4.284) dengan tingkat kesembuhan lebih rendah yaitu 4.540 (Rabu: 4.510) dan kematian 116 kasus (Rabu: 139). Total kasus Covid-19 Indonesia telah mencapai 291.182 dengan rasio kasus ditutup sebesar 78,7% per 1 Okt 2020 (30 Sep 2020: 78,6%).

Sedangkan, data inflasi Indonesia yang dirilis menambah optimisme pasar terhadap pertumbuhan aktivitas ekonomi domestik di tengah PSBB Fase-II yang sedang dijalankan oleh DKI Jakarta. Saham-saham blue chip juga turut mendorong penguatan IHSG kemarin dan kami ekspektasi masih akan berlanjut hingga hari ini. “Menutup minggu ini kami memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan, ditopang saham domestik serta ekspektasi perbaikan 4Q20 yang lebih baik,” demikian tersebut.

BACA JUGA:   Di Sesi Penutupan, IHSG Bertambah Sedikit

Fotograper: Rendy MR

Previous Post

Saham FIRE Disuspensi

Next Post

IHSG Bergerak Datar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR