TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Brantas Abipraya Kebut Pembangunan Kawasan Wisata Labuan Bajo

Nurdian Akhmad
6 October 2020 | 14:46
rubrik: Business Info
Brantas Abipraya Kebut Pembangunan Kawasan Wisata Labuan Bajo

Jakarta, TopBusiness –  Labuan Bajo digadang-gadang menjadi destinasi pariwisata super premium. Pada 1 Oktober lalu, Presiden Joko Widodo mengunjungi Labuan Bajo untuk meninjau progres pengembangan kawasan wisata tersebut.

PT Brantas Abipraya (Persero) yang dikenal sebagai salah satu perusahaan konstruksi milik negara ini turut berkontribusi dengan melakukan pembangunan Terminal Multipurpose Wae Kelambu dan Penataan Kawasan Strategis Nasional (KSPN) di Kawasan Pantai Marina, Bukit Pramuka. Kedua proyek yang berlokasi di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), garapan Brantas Abipraya ini pun tak luput dari kunjungan Presiden.

Dalam kunjungannya ke dua proyek garapan Brantas Abipraya yang turut mendukung pengembangan kawasan wisata di Labuan Bajo, Jokowi didampingi Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hedy Rahadian dan Viktor Bungtilu Laiskodat selaku Gubernur NTT. Sedangkan perwakilan dari Brantas Abipraya, turut hadir Bambang E Marsono selaku Direktur Utama Brantas Abipraya.

“Ini salah satu bentuk komitmen kami, menunjukkan BUMN selalu hadir untuk Indonesia dengan turut berperan mengembangkan pariwisata Labuan Bajo. Selain pengerjaan Terminal multifungsi, kami (Brantas Abipraya) juga akan menata kawasan wisata di Pantai Marina. Walau sedang pandemi, kami pastikan pekerjaan ini akan selesai tepat waktu,” ujar Bambang E. Marsono dalam siaran persnya yang diterima, Selasa (6/10/2020).

Bambang, atau yang akrab disapa dengan Bem ini menambahkan, menjadi salah satu proyek unggulan Presiden Joko Widodo, Terminal Multipurpose Wae Kelambu Pelabuhan Labuan Bajo ini adalah bagian dari revitalisasi Pelabuhan Labuan Bajo. Ditargetkan rampung pada akhir tahun ini, nantinya terminal ini akan memberikan wajah baru bagi Pelabuhan Labuan Bajo.

Selain menjadi lalu lintas logistik, terminal ini juga akan menjadi bongkar muat kontainer dan kargo sehingga akan memisahkan aktivitas pariwisata dan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Labuan Bajo.

BACA JUGA:   Menteri Dody Tinjau Longsor di Majenang, Dukungan Tanggap Darurat dan Mitigasi Bencana

Mengenai proyek Penataan KSPN di Kawasan Pantai Marina Bukit Pramuka yang juga sempat dikunjungi Persiden, menurut Bem, untuk pengerjaan proyek ini akan memakan waktu hingga 15 bulan, sehingga ditargetkan selesai pada Desember 2021. Proyek ini merupakan salah satu pekerjaan yang akan mewujudkan Labuan Bajo menjadi kota tepian air atau waterfront city.

Brantas Abipraya fokus pada pengerjaan Zona 3 dan Zona 5. Pengerjaan pada Zona 3 meliputi pembangunan terminal penumpang, pusat informasi wisata, kantor dan ruang tunggu. Keseruan suasana di zona ini juga nantinya akan semakin menyenangkan bila sudah rampung. Hal ini dikarenakan Brantas Abipraya juga akan membangun amphitheater atau gelanggang terbuka. Sehingga nantinya di sini para wisatawan dapat menikmati berbagai hiburan dan pagelaran. Tak hanya itu, keelokannya pun dipersiapkan dengan membangun patung.

Ditambah lagi, pada Zona 5, Brantas Abipraya akan mempersiapkan lokasi untuk kios-kios untuk menjamin kenyamanan pengunjung saat berada di sini, pasalnya mereka dapat berwisata kuliner.

Optimistis menyelesaikan dua proyeknya tepat waktu dan mutu, tak lantas membuat BUMN konstruksi ini abai akan keutamaan kesehatan dan keselamatan kerja selama pandemi ini. Para pekerja diharuskan menerapkan disiplin protokol kesehatan, kawasan proyek pun tak luput disinfektasi secara rutin.

“Kami sangat serius dalam menerapkan protokol kesehatan baik di kantor pusat maupun di proyek-proyek, untuk dapat terus berproduktif di masa pandemi ini kami Direksi telah membuat jadwal patrol secara virtual yang dijalankan dari bulan September sampai Desember 2020,” kata Bem.

Tags: brantas abiprayalabuan bajoPariwisata
Previous Post

Aksi Petani Milenial di Dataran Tinggi Modoinding

Next Post

Optimis Konsumen Tercatat Menurun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR