TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Bisa Bergerak Naik, sebab PSBB Dilonggarkan

Agus Haryanto
12 October 2020 | 08:45
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga akhir perdagangan Senin (12/10/2020) di Bursa Efek Indonesia diestimasikan akan bergerak naik. Pasalnya, Pemprov DKI Jakarta melonggarkan PSBB.

“IHSG pada hari ini diperkirakan menguat, seiring dengan adanya sentimen positif kembali dilonggarkannya PSBB DKI,” demikian tertera, di riset harian Samuel Sekuritas Indonesia via samuel.co.id, di Jakarta, hari ini.

Dari pasar saham Amerika. Pada Jumat pekan lalu lalu mencatatkan kenaikan 0,57% pada index dow jones, 0,88% S&P 500 dan 1,53% index Nasdaq. Secara mingguan, pasar AS mengalami kenaikan yang signifkan 3,27% pada indeks dow jones 3,89% S&P 500 dan 4,56% pada index Nasdaq. Dari AS, sentimen yang dapat diperhatikan, satu diantaranya, Kondisi Kesehatan presiden Donald Trump yang dikabarkan sudah mulai membaik dan kesepakatan stimulus.

Donald Trump pada hari Jumat lalu menaikkan pengajuan anggaran menjadi USD 1,8 triliun (prev: USD 1,6 triliun) untuk dinegosiasikan dengan Partai Demokrat yang mengesahkan tagihan sebesar USD 2,2 triliun. Pada hari Minggu kemarin, Jerome Powell sebagai gubernur The Fed mendesak kongres untuk mengeluarkan lebih banyak stimulus fiskal dan bila diperlukan akan kembali menggelar quantitative easing.

Dari dalam negeri, PSBB DKI kembali dilonggarkan menjadi PSBB transisi. Hal ini merupakan sentimen baik untuk pasar dengan mulai beroperasinya kembali mal, tempat wisata dan restoran yang sudah diizinkan untuk dine-in walaupun kasus penambahan virus Covid-19 masih belum melandai.

Pada hari Minggu kemarin, terjadi penambahan kasus Covid-19 sebanyak 4.497 kasus (Sabtu: 4.294 kasus). Saat ini total akumulasi kasus sudah mencapai 333 ribu kasus (case closed: 73%). Kedepannya, penambahan kasus Covid-19 diperkirakan akan melonjak akibat dari bertambahnya cluster perumahan yang berasal dari aksi demo omnibus law pekan lalu.

BACA JUGA:   IHSG Diramal Masih di Zona Hijau

Pekan lalu IHSG mengalami kenaikan 2,58% secara mingguan dan 0,29% secara harian pada Jumat lalu. Sentimen dari dalam negeri yang bisa diperhatikan pekan ini, diantaranya, penetapan suku bunga BI pada hari Selasa (prev:4%, cons:4%), dan Business Confidence Index (prev: 102.9) pada hari Kamis.

Foto: Rendy MR

Previous Post

4 Saham untuk Holding Period 3 Bulan

Next Post

Raditya Dika Hebohkan IPOT Investar 2020

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR