TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BI Pertahankan BI 7-DRR

Agus Haryanto
13 October 2020 | 15:56
rubrik: Finance
Jalan Tol Cawang – Slipi Beroperasi Normal

Fotographer : Rendy MR

Jakarta, TopBusiness – Hasil rapat dewan gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 12-13 Oktober 2020 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 4,00%, suku bunga Deposit Facility (3,25%), dan suku bunga Lending Facility (4,75%).

“Keputusan ini mempertimbangkan perlunya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, di tengah inflasi yang diprakirakan tetap rendah,” kata Kepala Departemen Komunikasi-Direktur Eksekutif, Onny Widjanarko, via laman bi.go.id, di Jakarta, hari ini.

Dikatakan, BI menekankan pada jalur kuantitas melalui penyediaan likuiditas, termasuk dukungan kepada pemerintah dalam mempercepat realisasi APBN tahun 2020, guna mendorong pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19.

Di samping keputusan tersebut, Bank Indonesia menempuh pula langkah-langkah sebagai berikut:

  • Melanjutkan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah agar sejalan dengan fundamental dan mekanisme pasar,
  • Memperkuat strategi operasi moneter guna memperkuat stance kebijakan moneter akomodatif,
  • Mempercepat langkah-langkah pendalaman pasar uang dan pasar valuta asing melalui pengembangan infrastruktur sarana penyelenggara transaksi berbasis sistem elektronik (Electronic Trading Platform/ETP) dan lembaga sentral kliring, novasi, dan transaksi (Central Counterparty/CCP),
  • Memperkuat implementasi kebijakan untuk mendorong UMKM melalui korporatisasi, peningkatan kapasitas, akses pembiayaan, dan digitalisasi sejalan dengan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI),
  • Memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital melalui penggunaan instrumen pembayaran digital, kolaborasi bank, fintech, dan e-commerce untuk mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Foto: Rendy MR

BACA JUGA:   Thomas A.M. Djiwandono Dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia
Previous Post

DAHANA Gelar PEKAN CSR DAHANA 2020

Next Post

Pasar Saham Sambut Positif BI 7-DRR, Komposit Jakarta Terangkat 39 Poin

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR