Ini Cara Membumikan GRC di Era New Normal

Penulis Nurdian Akhmad

Jakarta, TopBusiness – Menghadapi era kenormalan baru (new normal) saat ini, perusahaan-perusahaan di Indonesia perlu membudayakan Governance, Risk Compliance, dan Compiance Management (GRC). Dalam membudayakan GRC ini, langkah yang paling pas dilakukan adalah dengan cara mengedukasi dan menyosialisakan melalui kode etik dan perilaku.

“Artinya kita membumikan GRC dengan cara melibatkan seluruh insan di perush dalam penyusunan kode etik dan pedoman perilaku yang mudah dipahami. kemudian membudayakan pedoman perilaku mulai dari level teratas hingga terbawah,” ujar Ketua Asosiasi GRC Mas Achmad Daniri dalam sharing session TOP GRC Awards 2020 di Jakarta, Kamis (16/10/2020).

Menurut Daniri, kode etik ini merupakan panduan mengena apa yang benar dan apa yang salah. Sedangkan kode prilaku merupakan pedoman apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. “Demikian pula dalam melaksanakan protokol kesehatan hendaknya dikaitkan dengan pedoman perilaku atau code of counduct,” kata mantan direktur utama Bursa Efek Jakarta (BEJ) yang kini berganti nama menjadi Bursa Efek Indonesia (BEI).

Menurut Daniri, kata kunci yang harus dilakukan manajemen perusahaan dalam menanggulangi dampak Covid-19 adalah menerapkan 3D dan 3T di internal perusasahaan. Tiga D adalah disiplin, disiplin dan disiplin. “Tiga D ini tentu saja perlu ada tindakan dalam kontek meningkatkan 3T yaitu testing, tracing dan treatment,” ucap dia.

Strategi berikutnya dalam menghadapi era new normal ini adalah mengelola bantuan sosial secara profesional, efektif dan tepat sasaran. Sebab, saat pandemi Covid ada dilema antara masalah ekonomi dan kesehatan, sehingga masyarakat yang membutuhkan perlu dibantu dengan bantuan sosial.

“Strategi berikutnya kadang-kadang kita lupa saat ada persolan Covid adalah mempersiapkan saat era normal nanti. Misalnya Indonesia perlu disiapkan menjadi lumbung pangan Asean, karena pada dasarnya Indonesia adalah negara pertanian. Saat Indonesia mengupayakan untuk bisa memproduksi pangan, maka tidak perlu tanggung-tanggung lagi, jadi kita tidak sekadar menyiapkan  pangan untuk dalam negeri, tapi juga bisa mengupayakan untuk bisa menjadi lumbung pangan Asean,” ujar Daniri yang juga juri TOP GRC Awards  2020.

BACA JUGA

Tinggalkan komentar