TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ada Potensi Rebound, Saham Ini Layak Beli

Busthomi
20 October 2020 | 08:01
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Ilustrasi harga saham di Bursa Efek Indonesia. FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi masih akan melanjutkan penguatannya. Hal ini seiring sudah ada sentiment positif yang menopangnya.

Menurut analis pasar modal dari Binnartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama, pada perdagangan kemarin IHSG berhasil ditutup menguat 0.45% di level 5126.33. Dan untuk perdagangan hari ini, berdasarkan indikator, MACD dan RSI telah menunjukkan sinyal positif.

Namun begitu, Stochastic masih membentuk pola dead cross di area overbought atau jenuh beli. “Meskipun demikian, juga terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” tutur Nafan di Jakarta, Selasa (20/10/2020).

Dengan kondisi tersebut, dia memproyeksi untuk support maupun resistance IHSG akan berada di rentang 5023.89 hingga 5187.28.

Berikut saham yang layak koleksi atau menjadi pertimbangan investor:

– EXCL, dengan daily (2130). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20, sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 2090 – 2130, dengan target harga secara bertahap di 2190, 2280, 2350, 2410 dan 2630. Support: 2090 & 2020.

– PPRE, dengan daily (183). Terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Partial Sell” pada area level 183– 193, dengan target harga di level 164. Resistance: 200.

– TBIG, dengan daily (1450). Terlihat pola bearish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Partial Sell” pada area level 1450 – 1485, dengan target harga di level 1405. Resistance: 1500.

BACA JUGA:   Sesi I: Investor Domestik Aksi Beli

– TKIM, dengan daily (6100). Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 6000 – 6100, dengan target harga secara bertahap di level 6300, 6525 and 7425. Support: 5600.

– TOWR, dengan daily (1005). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1000 – 1010, dengan target harga secara bertahap di level 1020, 1085, 1155 and 1220. Support: 980.

– WSKT, dengan daily (730). Terlihat pola bearish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Partial Sell” pada area level 730 – 740, dengan target harga di level 695. Resistance: 755.

Foto: Rendy MR (TopBusiness)

Tags: analisihsgproyeksi ihsgsaham ihsg
Previous Post

Indeks Komposit Alami Tekanan Beli

Next Post

Dipercaya BPKH, BSM Jadi Penyedia Layanan Kustodian Rp5,5 T

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR