Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga akhir perdagangan Jumat (23/10/2020) akhir pekan diestimasikan cenderung bergerak naik.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia via samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan bahwa rilis data ekonomi terbaru Amerika, Initial Jobless Claims berjumlah 787 ribu (prev: 842 ribu, cons: 860 ribu), lebih baik dari perkiraan konsensus pasar dan merupakan level terendah sejak memasuki periode pandemi. Bursa saham AS selanjutnya ditutup menguat, dipimpin oleh dow jones 0,54%, diikuti S&P 500 0,52% dan Nasdaq 0,19%. Sementera 10Y Treasury AS melanjutkan tren kenaikan sejak awal pekan, hingga saat ini berada di level 0,865%.
Dari dalam negeri, Bank Indonesia dikabarkan kembali membeli surat utang negara (SUN) dengan cara private placement senilai total Rp 22,87 triliun, pembelian ini merupakan transaksi kelima dalam rangka burden sharing pembiayaan public goods pada program PEN.
Di sisi lain, Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan, inflasi di akhir tahun 2020 akan tetap rendah, di bawah 2%, sementara ia memperkirakan akan membaik di 2021.
“Menutup akhir pekan kami melihat IHSG masih berpotensi melanjutkan pergerakan sideways, ditengah memasuki periode rilis kinerja keuangan emiten periode 3Q20,” demikian tersebut.
Foto: Rendy MR
