TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Investor Lakukan Aksi Tunggu dan Lihat, IHSG Berpotensi Flat

Agus Haryanto
26 October 2020 | 08:42
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (BEI). FOTO: (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia diperkirakan akan bergerak flat. Pasalnya, investor akan melakukan aksi tunggu dan memperhatikan kondisi yang ada.

Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia via samuel.co.id, di Jakarta, Senin (26/10/2020), memperlihatkan bahwa pekan lalu, pasar Amerika secara mingguan bergerak melemah 0,94% pada index dow jones, 0,52% pada S&P500, dan 1,05% pada index Nasdaq. Secara harian pada Jumat lalu bergerak mixed dengan 0,09% pada index dow jones, 0,35% pada index S&P 500, dan 0,37% pada index Nasdaq. Dari pasar AS sendiri investor masih terlihat menanti kesepakatan stimulus fiskal dan hasil Pemilu Presiden.

Perundingan stimulus antara Nancy Pelosi dan Steven Mnuchin yang masih berlangsung hingga saat ini nampaknya terindikasi belum akan cair sebelum pemilihan presiden pada 3 November mendatang. Yang dapat diperhatikan dari pasar AS pada minggu ini akan ada rilis data GDP kuartal 3 (prev: minus 31,4% qoq, cons: 31,9% qoq) pada hari Kamis pekan ini.

Dari dalam negeri, ada kabar baik dari perkembangan harian kasus Covid-19 yang sudah mulai melandai sejak 1 bulan terakhir. Pada hari Minggu kemarin bertambah sebanyak 3.732 kasus (Sabtu: 4.070 kasus) dengan total akumulasi kasus saat ini berjumlah 390 ribu kasus. Yang menjadi kabar baik adalah jumlah pertambahan pasien yang sembuh berjumlah 4.545 orang pada hari Minggu (Sabtu: 4.119) dengan akumulasi pasien sembuh mencapai 313 ribu atau sekitar 80,5%. Pemerintah DKI sendiri memperpanjang masa PSBB transisi hingga 8 November dengan catatan bisa memperketat Kembali PSBB apabila jumlah penambahan kasus baru semakin banyak.

Jumat lalu IHSG ditutup menguat 0,41% secara harian dan cenderung bergerak flat 0,18% secara mingguan. “Pekan ini bursa hanya akan buka dua hari dikarenakan adanya libur Maulid Nabi Muhammad dan cuti bersama pada 28-30 Oktober. Di waktu perdagangan yang sedikit ini investor akan cenderung untuk melakukan wait and see. Yang bisa diperhatikan pada pekan ini adalah rilis dari laporan keuangan kuartal 3,” demikian tersebut.

BACA JUGA:   Jelang Akhir Pekan, Pantau Saham Ini Saat IHSG Break Resistance

Dari pasar regional, pagi ini Nikkei dibuka menguat 0,18% dan kospi 0,24%. “Untuk IHSG kami perkirakan akan bergerak flat dan investor melakukan aksi wait and see,” demikian tertulis.

Foto: Rendy MR

Previous Post

Saham Ciputra Potensi Rebound

Next Post

Pekan Diplomasi Iklim Digelar Online

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR