TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PP Selesaikan Beberapa Proyek Infrastruktur

Albarsyah
3 November 2020 | 08:10
rubrik: BUMN
PP Selesaikan Beberapa Proyek Infrastruktur

Jakarta, TopBusiness – PT PP (Persero) Tbk, salah satu perusahaan konstruksi dan investasi, berhasil menyelesaikan beberapa proyek infrastruktur dan  melakukan peresmian atas pembangunan proyek tersebut.

Adapun proyek-proyek besar yang telah selesai dan dilakukan peresemiannya pada tahun 2020 ini, antara lain, New Yogyakarta International  Airport (“Bandara Kulonprogo”) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Jalan Tol Manado-Bitung ruas  Manado-Danowudu di Provinsi Sulawesi Utara, Dermaga IV Pelabuhan Merak-Bakauheni di Provinsi  Banten & Provinsi Lampung, Jembatan Teluk Kendari di Provinsi Sulawesi Tenggara, dan Stadion Papua  Bangkit (“Stadion Lukas Enembe”) di Provinsi Papua.

Proyek-proyek infrastruktur yang telah dibangun dan diresmikan tersebut memiliki  dampak sosial dan ekonomi yang sangat tinggi bagi masyarakat Indonesia. Adapun dampak sosial dan  ekonomi yang ditimbulkan dari adanya pembangunan proyek infrastruktur, antara lain, meratakan  pembangunan, menciptakan lapangan pekerjaan baru, membantu pemerataan pertumbuhan ekonomi di  Indonesia, meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas antar wilayah di Indonesia, mendorong  tumbuhnya kawasan industri dan pemukiman baru, mendukung tumbuhnya pariwisata di Indonesia, dan  masih banyak manfaat positif lainnya. 

New Yogyakarta International Airport yang terletak di Kulonprogo, Provinsi Daerah Istimewa  Yogyakarta merupakan salah satu karya terbaik Perseroan yang menjadi kebanggaan bagi bangsa  Indonesia. Proyek yang memiliki nilai kontrak sebesar Rp 6,98 triliun ini berhasil berhasil  menyelesaikan airside bandara tersebut dengan sangat cepat hanya dalam kurun waktu 8 bulan.

Sedangkan untuk mencapai pengoperasian minimum bandara, Perseroan dapat  menyelesaikannya dalam kurun waktu 12 (dua belas) bulan. Proyek bandara ini dikerjakan dengan hasil  atau kualitas terbaik yang bermanfaat bagi para Pemangku Kepentingan. Presiden, Joko Widodo, melakukan peresmian Yogyakarta International Airport (“YIA”) pada hari Jumat (28/08) dan menyampaikan apresiasinya untuk Perseroan yang telah sukses membangun YIA dengan kualitas  terbaik yang pernah ada di Indonesia. Atas prestasi pembangunan YIA ini, Perseroan dianugerahi 3  Penghargaan sekaligus dari Museum Rekor Indonesia (“MURI”). Adapun penghargaan MURI yang  berhasil diraih oleh proyek YIA, yaitu Bandara dengan Peneyelesaian Zona Airside Tercepat, Bandara  dengan Pemakaian Beton Terbanyak, dan Pembangunan Konstruksi Bandara Internasional Tercepat.

BACA JUGA:   Ari Askhara Jadi 'Pilot' Baru Garuda Indonesia

Jalan Tol Manado-Bitung merupakan jalan tol pertama yang dimiliki oleh Provinsi Sulawesi Utara yang  berlokasi di Kabupaten Minahasa Utara, Kota Manado. Proyek pembangunan jalan tol ini memiilki nilai  kontrak sebesar Rp 3,16 triliun untuk pekerjaan seksi II.

Perseroan telah berhasil menyelesaikan Jalan Tol Manado-Bitung ruas Manado-Danowudu dengan panjang ±26 kilometer, dimana gerbang tol  terdekat dengan Bandara Sam ratulangi hanya berjarak 9 kilometer sehingga dapat memotong waktu  tempuh perjalanan sebelumnya melalui jalan nasional. Kedepannya, Jalan Tol Manado-Bitung akan  memiliki total lintasan sepanjang 40 kilometer dimana merupakan jalan tol terpanjang saat ini di Provinsi  Sulawesi Utara. Proyek tersebut berhasil dituntaskan oleh Perseroan tepat waktu dan telah diresmikan  secara virtual oleh Presiden Joko Widodo hari Selasa (29/09).

Dermaga IV Pelabuhan Penyeberangan Merak–Bakauheni berhasil dituntaskan tepat waktu dan  diresmikan secara langsung oleh Budi Setiyadi selaku Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian  Perhubungan pada hari Senin (12/10). Dermaga IV Merak memiliki kapasitas 6.000-10.000 GRT dengan  tipe dermaga Breasting Dolphin dan Panjang dermaga 120 meter.

Sedangkan, Demaga IV Bakauheni  memiliki kapasitas 6.000-10.000 GRT dengan tipe dermaga Quay Wall dan Panjang dermaga 150 meter.  Dengan beroperasinya pelabuhan dermaga IV Merak-Bakauheni diharapkan dapat mengakomodir arus  Natal dan Tahun Baru.

Jembatan Teluk Kendari yang terletak di Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki panjang bangunan  dengan total 1.348 (seribu tiga ratus empat puluh delapan) meter diresmikan secara langsung oleh  Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang ditandai secara simbolis dengan prosesi penekanan  tombol dan penandatanganan prasasti pada hari Kamis (22/10). Kehadiran Jembatan Teluk Kendari di  Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki dampak positif bagi pengembangan Kota Kendari dan masyarakat  sekitar terutama untuk meningkatkan konektvitas dan aksesbilitas interaksi antar kawasan.

BACA JUGA:   Hutama Karya Peduli Bagikan Paket Sembako

Selain itu,  kehadiran jembatan tersebut juga mendukung pengembangan Kawasan Industri Kendari New Port serta  menunjang percepatan wisata bahari sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat  setempat. Dengan dibangunnya jembatan yang menghubungkan teluk tersebut diharapkan dapat  menjadi ikon (landmark) baru di Provinsi Sulawesi Tenggara.

 Stadion Papua Bangkit (“Stadion Lukas Enembe”) berlokasi di Kampung Harapan, Distrik Sentani  Timur, Kabupaten Jayapura, Papua dibangun untuk menyambut penyelenggaraan PON XX Papua yang  pertama kali akan berlangsung di Papua. Stadion ini memiliki kapasitas sebesar > 40.000 (empat puluh  ribu) penonton dimana seluruh fasilitas stadion ini telah berstandar internasional. Pembiayaan  pembangunan stadion ini didanai oleh APBD Provinsi Papua senilai Rp. 1,3 Triliun. Stadion ini diklaim sebagai stadion terbaik dan termegah kedua yang ada di Indonesia setelah Stadion Gelora Bung Karno  yang berlokasi di Ibu Kota Jakarta. Dengan kehadiran Stadion Lukas Enembe di Provinsi Papua  diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur di Provinsi tersebut dan menjadi ikon  (landmark) tersendiri bagi masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Papua. Stadion tersebut  diresmikan secara langsung oleh Gubernur Papua Petahana Lukas Enembe pada hari Jumat (23/10).

“Perseroan sebagai salah satu BUMN yang bergerak di bidang Konstruksi Investasi di Indonesia sangat  mendukung program Pemerintah dalam menggenjot pembangunan infrastuktur yang ada di tanah air  tercinta. Pembangunan infrastruktur merupakan bagian terpenting dari sebuah negara, terutama di  tanah air Indonesia yang merupakan negara kepulauan dimana pembanguan tersebut dapat  memberikan berbagai manfaat positif bagi masyarakat Indonesia. Berbekal kepercayaan yang diberikan  oleh Pemerintah dan pengalaman tinggi yang dimiliki, Perseroan sangat bangga karena mampu  menyelesaikan pembangunan proyek-proyek infrastuktur tersebut tepat waktu bahkan terdapat salah  satu proyek infrastruktur yang diselesaikan oleh Perseroan lebih cepat dari yang telah ditargetkan.  Pembangunan proyek infrastruktur yang masif sangat memberikan efek positif dalam perkembangan  masyarakat Indonesia serta mengubah wajah Indonesia menuju ke arah yang lebih baik, yaitu Indonesia  Maju. Dengan adanya pembangunan infrastruktur di suatu negara, maka negara tersebut akan  mengalami kemajuan yang pesat”, ujar Yuyus Juarsa selaku Sekretaris Perusahaan.

Previous Post

Kinerja SCG Terdongkrak Pemulihan Pasar Bahan Kimia

Next Post

Ini 11 Saham yang Masuk Akumulasi Beli

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR