TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IPW: Sektor Properti Bisa Pulihkan Ekonomi

Busthomi
5 November 2020 | 22:08
rubrik: Ekonomi
FOTO – Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II/2020

Foto: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Banyaknya para pengembang sektor property yang terus menggenjot proyeknya di tengah pandemic Covid-19 ini dirasa cuikup positif. Pasalnya, langkah seperti ini bisa berdampak ke pemulihan perekonomian bisa lebih cepat lagi untuk pulihnya.

Salah satu pengembang yang tetap ngegas dengan melanjutkan proyek-proyek propertinya adalah Agung Podomoro Gorup untuk proyek di Jawa Barat. Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW), Ali Tranghanda menjelaskan, Agung Podomoro merupakan salah satu pengembang besar yang tetap konsisten menjalankan proyek propertinya dalam berbagai situasi.

“Di tengah krisis ekonomi saat ini, pengembang seperti inilah yang dibutuhkan [perekonomian] sekaligus juga semakin dipercaya oleh konsumen. Sebab, properti adalah salah satu tolak ukur bergeraknya roda ekonomi,” tutur Ali saat Diskusi Webinar Agung Podomoro Group dengan tema “Proyek Properti Agung Podomoro Paling Ngegas”, Kamis (5/11/2020)

Apalagi respon pasar terhadap produk-produk properti dari Agung Podomoro itu masih tinggi. “Melihat komitmen Agung Podomoro dan respon besar konsumen Jabar untuk tetap membeli properti saat pandemi tersebut, tentu hal itu sangat positif dan membuat kita kian optimistis,” jelas Ali.

Menurutnya, dibanding negara lain, sebetulnya kondisi Indonesia sesungguhnya fundamental ekonomi yang cukup bagus. Meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam dua kuartal terakhir di 2020 masih negatif, namun masih lebih baik dibandingkan negara-negara lain yang memperlihatkan pertumbuhan negatif yang sangat tinggi.

Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) yang baru saja merilis pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III-2020 berada di level -3,49% memang lebih baik dari kuartal sebelumnya yang di angka kontraksi 5,32%.  

Selain itu, kata Ali, tingkat inflasi Indonesia juga masih sangat terjaga, dan tren suku bunga relatif menurun. Itu sebabnya dapat dipercaya bahwa pengalaman China yang berhasil bangkit dari pandemi dengan pertumbuhan ekonomi yang sudah positif sebesar 3,2%, dapat diikuti Indonesia.

BACA JUGA:   Pefindo: Mandat Surat Utang Rp74,16 T, Nilai Tertinggi BUMN

“Di China ekonomi berangsur membaik secara bertahap dan ini merupakan harapan yang baik. Strategi Agung Podomoro untuk tetap ngegas di Jabar ini bisa semakin mempercepat recovery ekonomi wilayah ini. Karena itu mestinya harus didukung penuh oleh pemerintah daerah,” pungkas Ali.

Di Jabar, Agung Podomoro terus mempercepat pembangunan lima proyek utamanya yaitu Kota Podomoro Tenjo, Podomoro Park Bandung, Podomoro Golf View (PGV), Kota Kertabumi Karawang, dan Vimala Hills Bogor.

Saat ini, Agung Podomoro terus mengembangkan sejumlah proyek properti di berbagai kota utama di Indonesia. Mulai dari Jakarta, Bogor, Karawang, Bandung, Medan, Balikpapan, Samarinda hingga Batam.

Foto: Rendy MR (TopBusiness)

Tags: pandemi Covid-19pemulihan ekonomisektor properti
Previous Post

APLN Kebut Proyek Properti di Jawa Barat

Next Post

Keperkasaan IHSG Bisa Berlanjut

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR