Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga penutupan perdagangan Jumat (06/11/2020) di Bursa Efek Indonesia menanti sentimen positif lanjutan, dengan kecenderungan penguatan terbuka lebar.
Dari riset harian Samuel Sekuritas Indonesia via samuel.co.id, di Jakarta, menyebutkan bahwa bursa saham Amerika kembali menguat pada perdagangan semalam. Perhitungan pemilihan capres saat ini memperlihatkan keunggulan untuk Biden, namun hasil penghitungan senat masih memperlihatkan keunggulan pada Partai Republik, terbaginya kontrol atas hal ini memberi potensi hambatan untuk Biden menerapkan kenaikan pajak signifikan ke depan.
Di sisi lain, The Fed dan Bank of England kembali mempertahankan kebijakan suku bunga masing-masing pada level 0,25% dan 0,10%.
Nasdaq memimpin penguatan semalam, naik 2,59%, diikuti S&P 500 1,95%, dan Dow Jones 1,95%. Sementara itu, komoditas Emas (Comex) meningkat tajam 2,75%, ke level USD 1.948/troy oz, seiring dengan pelemahan mata uang Dollar ditengah periode penghitungan suara pemilu AS.
Perdagangan bursa domestik kemarin turut ditutup meningkat tajam, naik 3,04%, meski rilis angka GDP turun 3,49% YoY (prev: minus 5,32% YoY; cons: 3,2% YoY), lebih rendah dari perkiraan konsensus. Penyerapan belanja negara mengalami akselerasi di 3Q20, menjadikan belanja pemerintah menjadi satu-satunya komponen GDP yang tumbuh positif.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, meski pertumbuhan ekonomi kembali negatif pada 3Q20, namun titik terburuk perekonomian Indonesia sudah terlewati.
Foto: Rendy MR
