TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kuartal III, Transaksi Mobile Banking BNIS Melambung 119%

Busthomi
6 November 2020 | 13:45
rubrik: Finance
Kuartal III, Transaksi Mobile Banking BNIS Melambung 119%

Jakarta, TopBusiness – Kinerja PT Bank Negara Indonesia Syariah atau BNI Syariah (BNIS) masih menorehkan hasil positif meski di tengah pandemic covid-19 ini. Tercatat, hingga kuartal III-2020 perseroan berhasil mengantongi pencapaian Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp45,65 triliun atau naik 21,76% secara year on year (yoy) dibandingkan periode sama tahun 2019 yang sebesar Rp37,49 triliun.

Kenaikan DPK tersebut berkontribusi terhadap total aset BNI Syariah yang mencapai Rp52,39 triliun sampai triwulan III tahun 2020 iu. Hal tersebut berarti naik sebesar 19,30% secara tahunan atau year on year (yoy) yakni Rp43,92 triliun.

Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo mengatakan, pertumbuhan DPK ini didorong oleh pertumbuhan dana murah (CASA) dalam bentuk giro dan tabungan. Rasio CASA BNI Syariah pada triwulan III tahun 2020 sebesar 65,15%, naik dibandingkan periode sama tahun 2019 sebesar 61,95%.

“Pertumbuhan dana murah BNI Syariah itu didukung oleh transaksi Mobile Banking yang sampai triwulan III mencapai 33,8 juta transaksi yang berarti melambung 119% secara yoy dibandingkan periode yang sama tahun 2019 yaitu 15,4 juta transaksi,” tutur Firman dalam keterangan resminya, di Jakarta, Jumat (6/11/2020).

Sejalan dengan pertumbuhan transaksi melalui Mobile Banking yang dilakukan oleh nasabah tersebut, transaksi Zakat, Infaq, Shadaqah dan Wakaf (ZISWAF) melalui channel Mobile Banking juga tumbuh secara signifikan sebesar 182% secara yoy sampai triwulan III tahun 2020 itu.

Sedangkan jumlah transaksi e-banking BNI Syariah yang berasal dari BNI Mobile Banking, BNI SMS Banking, dan BNI Internet Banking meningkat 108% secara tahunan menjadi 36,1 juta hingga triwulan III tahun 2020 itu.

“E-Banking merupakan salah satu bentuk layanan digital yang diberikan BNI Syariah dalam rangka memberikan kenyamanan dan kemudahan bertransaksi bagi Nasabah,” katanya.

BACA JUGA:   Nilai Transaksi Astra Financial dalam GIIAS ICE BSD 2022 Mencapai Rp1,557 Triliun

Pada tahun ini, BNI Syariah mempunyai beberapa strategi untuk meningkatkan DPK di antaranya adalah optimalisasi penghimpunan CASA melalui layanan digital banking Hasanah Mobile; kerjasama dengan institusi untuk layanan payroll dan cash management; pemanfaatan dana program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN); memaksimalkan potensi tindak lanjut implementasi Qanun LKS Aceh; serta optimalisasi ekosistem halal melalui kegiatan Pelatihan Manajemen Masjid maupun kerjasama dengan instansi pendidikan atau pesantren.

Dari sisi pembiayaan, BNI Syariah mencatat realisasi pembiayaan sebesar Rp32,28 triliun. Angka tersebut terdiri dari komposisi pembiayaan yang seimbang antara segmen consumer yang berkontribusi sebesar Rp16,40 triliun menyumbang 50,80%, diikuti segmen komersial sebesar Rp7,74 triliun (23,97%), segmen kecil dan menengah sebanyak Rp6,18 triliun (19,15%).

Saat ini BNI Syariah tetap fokus untuk memberikan yang terbaik bagi segenap nasabah dan stakeholders melalui produk, layanan, dan inovasi.

BNI Syariah juga memberikan layanan sesuai prinsip syariah di antaranya penghapusan denda, layanan sholat tepat waktu di seluruh outlet BNI Syariah, hasanah reward yaitu tunjangan hafiz qur’an kepada karyawan, dan menyediakan akses layanan Ziswaf melalui e-channel BNI (ATM, mobile banking, internet banking, dan sms banking) serta website dan aplikasi Wakaf Hasanah.

BNI Syariah juga memiliki fasilitas, produk, dan layanan transaksi e-channel yang didukung oleh teknologi dan jaringan BNI, sehingga lebih efisien dan nasabah akan mendapatkan pengalaman yang sama ketika menggunakan produk dan layanan BNI Syariah. Selain sinergi dari sisi teknologi, BNI Syariah juga bersinergi dengan induknya, PT BNI (Persero) Tbk terkait jaringan, dimana 1.747 outlet milik BNI dapat melayani transaksi syariah melalui produk-produk BNI Syariah.

Foto: Istimewa

Tags: bni syariahdana murahkinerja keuanganperbankan syariah
Previous Post

PUPR Bangun 5 Saluran Irigasi Seluas 3.000 Hektare di Kota Pagaralam

Next Post

Flip.id Kolaborasi dengan DBS

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR