Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Selasa (10/11/2020) diproyeksikan bergerak naik.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia via samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan bahwa bursa Amerika ditutup variatif. Dow Jones positif 2,95%, S&P 500 1,17% dan Nasdaq minus 1,57%. Vaksin Corona dari Pfizer Inc dan BioNTech dikabarkan efektif 90% mencegah Covid-19. Saham teknologi yang dipandang pemenang ‘stay-at-home’ terkoreksi tajam seperti Netflix 8,6% dan Amazon 5,06%.
Kabar vaksin juga turut medorong Bursa Eropa ditutup menguat, FTSE 100 Index London bertambah 4,67% dan Dax Frankfurt 4,94%.
Dari Asia, perdagangan kemarin beberapa bursa utama Asia ditutup menguat. Nikkei 2,1%, Hang Seng 1,1%, Kospi 1,3% dan Shanghai 1,9%. IHSG ditutup naik 0,38% ke level 5.356 ditengah net buy asing sebesar Rp 189,2 miliar di pasar reguler.
Beberapa berita dan sentimen pasar yang dapat dicermati, diantaranya, hasil sementara pemilu AS dimana Partai Demokrat tidak sapu bersih kemenangan di Senat dan Kongres menimbulkan optimism kenaikan pajak tidak mudah disahkan. Hari ini akan rilis data Current Account Indonesia 3Q20 (2Q20: deficit USD 2,9 miliar). Harga komoditas emas tumbuh 0,45%, pelaku pasar akan mencermati emiten-emiten gold mining.
Kasus baru Covid-19 dalam negeri Senin diumukan melandai menjadi 2.853 kasus (prev: 3.880 kasus) dengan kesembuhan lebih tinggi yaitu 3.968 sehingga kasus ditutup mencapai 87,7%. Hingga kini Indonesia telah mencatat total kasus Covid-19 mencapai 440,5 ribu. “IHSG diproyeksi kembali menguat terdampak optimisme dari penguatan bursa AS dan Eropa,” demikian tersebut.
Foto: Rendy MR
