Jakarta, TopBusiness – Analis PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), Christyanto Wijaya dan Yogie Surya Perdana menegaskan, pihaknya telah memberikan peringkat “idBBB-” untuk Perusahaan Umum Perumahan Nasional atau Perumnas (PRNS).
Tak hanya itu, peringkat juga ditujukan kepada Medium-Term Notes (MTN) II/2016, MTN III/2016, MTN IV/2016, MTN I/2017 Seri B, MTN III/2018, MTN I/2019, MTN III/2019, MTN IV/2019, MTN V/2019, MTN VI/2019, MTN VIII/2019, dan MTN IX/2019.
“Prospek atas peringkat perusahaan kami pertahankan di ‘negatif’ untuk mengantisipasi kinerja bisnis yang lebih lemah di tengah tingkat utang yang tinggi dan siklus operasi kas yang sangat panjang,” tutur mereka, dalam hasil riset yang diterima, Kamis (12/11/2020).
Obligor dengan peringkat idBBB memiliki kemampuan yang memadai dibandingkan obligor Indonesia lainnya untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya. Walaupun demikian, kemampuan obligor lebih mungkin akan terpengaruh oleh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi.
“Tanda Kurang (-) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif lemah dan di bawah rata-rata kategori yang bersangkutan,” tegasnya lagi.
Peringkat itu mencerminkan posisi perusahaan yang memiliki kepentingan strategis terhadap pemerintah dalam menyediakan rumah segmen bawah dan proyek perusahaan yang terdiversifikasi dengan baik.
“Namun, peringkat dibatasi oleh struktur permodalan perusahaan yang sangat agresif serta posisi likuiditas yang sangat ketat, porsi pendapatan berulang yang kecil, dan sifat bisnis properti yang sensitif terhadap perubahan kondisi makro ekonomi,” katanya.
Bahkan, dia menegaskan, peringkat dapat diturunkan apabila perusahaan tidak dapat menurunkan siklus operasi kas secara signifikan serta tidak dapat memperbaiki profil bisnis yang ditandai oleh kinerja penjualan dan pengakuan pendapatan yang lebih rendah, dari perkiraan dalam jangka pendek hingga menengah.
Meksi begitu, peringkat tersebut dapat direvisi menjadi “stabil” apabila perusahaan secara signifikan memperbaiki kinerja bisnis dan keuangan secara berkelanjutan dan/atau perusahaan memperoleh dukungan yang lebih kuat dari pemerintah.
Didirikan pada tahun 1974, Perumnas merupakan Perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh pemerintah, yang bergerak di bidang pengembangan properti untuk segmen menengah ke bawah, termasuk rumah tapak dan rumah susun, rumah susun sewa, dan properti komersial.
Foto:
