Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga sesi penutupan perdagangan Selasa (17/11/2020) di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan kembali melanjutkan penguatan.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia via samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan bahwa bursa Amerika ditutup variatif. Dow jones +1,6%, S&P 500 1,17% dan Nasdaq 0,8%. Moderna melaporkan hasil positif atas uji coba Vaksin Corona dengan tingkat efektivitas mencapai 94%. Harga saham Moderna ditutup +9,5% semalam. Dow Jones kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa perdagangan ke level 29.950 poin.
Dari Asia, perdagangan kemarin beberapa bursa utama Asia ditutup menguat. Nikkei +2,1%, Hang Seng 0,8%, Kospi 2,0% dan Shanghai 1,1%. IHSG ditutup naik 0,62% ke level 5.494,9 ditengah net sell asing sebesar Rp 524,7 miliar di pasar reguler. Neraca dagang Oktober Indonesia surplus USD 3,61 miliar akibat penurunan impor 26,9% yoy dan ekspor 3,3% yoy. Kurs rupiah menguat ke level Rp 14.110/USD. Penjualan mobil domestik Oktober 49 ribu unit ( +1,0% MoM; -48,9% YoY) dan kumulatif 10M20 sebesar 421,09 ribu unit (-50,4% YoY). EIDO ditutup naik +1,08%.
Malam ini akan ada rilis data retail sales MoM Oktober AS (cons: +0,5%; prev: +1,9%;). Dengan kurs rupiah yang kuat, pasar menanti arah kebijakan suku bunga acuan BI yang akan diputuskan pada RDG BI Kamis (19/11).
Kasus baru Covid-19 dalam negeri Senin diumukan melandai menjadi 3.535 kasus (Minggu: 4.106 kasus) dengan kesembuhan 3.452 sehingga kasus ditutup mencapai 87,2%. Hingga kini Indonesia telah mencatat total kasus Covid-19 mencapai 470,6 ribu. “Sentimen positif vaksin Moderna dan penguatan bursa AS diharapkan berimbas pada perdagangan IHSG hari ini,” demikian tertulis.
foto: Rendy MR
